JAKARTA – BELA RAKYAT – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mengapresiasi penyelenggaraan penganugerahan Benyamin S Award 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi salah satu upaya positif untuk mendorong peningkatan kualitas lingkungan, kinerja pemerintahan kelurahan, serta kesejahteraan masyarakat di Ibu Kota.
Basri Baco turut menghadiri acara penganugerahan Benyamin S Award 2026 yang berlangsung di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Basri menilai Benyamin S Award bukan sekadar seremoni pemberian penghargaan, melainkan bentuk apresiasi terhadap kelurahan-kelurahan yang berhasil menunjukkan komitmen dan inovasi dalam meningkatkan kualitas wilayahnya.
“Turut menghadiri acara penganugerahan Benyamin S Award 2026, sebagai bentuk apresiasi terhadap kelurahan-kelurahan di DKI Jakarta yang berhasil meningkatkan kualitas wilayahnya melalui kategori bersih, nyaman, indah, dan sejahtera,” demikian pernyataan Basri Baco seperti disampaikan kepada wartawan, Jakarta, Ahad (1/11/2026).
Ia menilai, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik, tertata, dan berkelanjutan.
Menurut Basri, keberhasilan membangun lingkungan perkotaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau aparatur kelurahan. Partisipasi aktif masyarakat, pengurus RT dan RW, komunitas, serta berbagai elemen kewilayahan juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas.
Semangat gotong royong dan kepedulian warga perlu terus diperkuat agar program pembangunan tidak hanya terlihat dari penataan fisik wilayah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.
Basri juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program Benyamin S Award agar menjadi pemacu semangat bagi para lurah dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Sebelumnya, Basri Baco juga menyampaikan bahwa Benyamin S Award merupakan kegiatan yang patut dipertahankan, dijaga, dan dikembangkan.
Bahkan, ia mendorong agar kategori penghargaan dapat diperluas sehingga semakin banyak aspek pembangunan wilayah yang mendapat perhatian.
“Kategorinya ditambah sedikit. Mungkin ada kategori keamanan atau kategori lainnya, sehingga materi atau bahan kompetisinya akan lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, penambahan kategori tersebut dapat membuka ruang kompetisi yang lebih luas sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi aparatur kelurahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dorong Pemerataan Kualitas Kelurahan
Penyelenggaraan Benyamin S Award 2026 merupakan tahun kedua sejak pertama kali digelar pada 2025. Pada tahun ini, sebanyak 52 kelurahan dari enam wilayah administrasi DKI Jakarta berpartisipasi, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 27 kelurahan.
Dalam penganugerahan tahun ini, Kelurahan Utan Kayu Selatan meraih penghargaan kategori Nyaman, Kelurahan Kelapa Gading Timur untuk kategori Indah, dan Kelurahan Sukabumi Utara pada kategori Sejahtera.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menargetkan seluruh 267 kelurahan di Jakarta dapat berpartisipasi dalam Benyamin S Award 2027. Target tersebut diharapkan mendorong pemerataan peningkatan kualitas lingkungan dan inovasi pembangunan di seluruh wilayah Jakarta.
Basri berharap semangat Benyamin S Award tidak berhenti setelah acara penganugerahan selesai. Sebaliknya, penghargaan tersebut harus menjadi inspirasi dan dorongan bagi seluruh kelurahan untuk terus melakukan pembenahan.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kebersihan, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, memperindah kawasan permukiman, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“Semoga semangat Benyamin S Award terus menginspirasi kita untuk bersama-sama membangun lingkungan yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera bagi seluruh warga Jakarta,” demikian pesan Basri Baco.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Benyamin S Award diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat terwujudnya Jakarta sebagai kota yang semakin tertata, manusiawi, inklusif, dan berdaya saing.






