JAKARTA – BELA RAKYAT – Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) DKI Jakarta menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, atas komitmen dan perhatian nyata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan marbot serta memperkuat sarana peribadatan masjid di Ibu Kota.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul penyerahan simbolis bantuan keagamaan di Balai Agung, Balai Kota Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026). Kebijakan pemberangkatan umrah bagi marbot masjid dan pemberian bantuan sound system untuk masjid dinilai sebagai wujud kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap nilai-nilai spiritual, pengabdian, dan kehidupan keagamaan masyarakat.
Ketua PW DMI DKI Jakarta, K.H. Ma’mun Al-Ayubi, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kebijakan Gubernur Pramono Anung yang dinilai memberikan penghormatan istimewa kepada para marbot, sosok yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kemakmuran masjid.
“PW DMI DKI Jakarta menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Pramono Anung. Ini merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti bagi para marbot yang selama ini mengabdikan waktu, tenaga, dan kehidupannya untuk melayani umat. Mereka mungkin tidak selalu terlihat di depan, tetapi peran mereka sangat menentukan kenyamanan masyarakat dalam beribadah,” ujar K.H. Ma’mun Al-Ayubi.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian para marbot mendapatkan tempat dan penghargaan dalam agenda pembangunan Jakarta. Program ini sekaligus memberikan pesan kuat bahwa pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter, spiritualitas, dan kesejahteraan masyarakat.
“Memberangkatkan marbot untuk menunaikan ibadah umrah bukan sekadar memberikan hadiah perjalanan ke Tanah Suci. Lebih dari itu, ini adalah penghormatan terhadap pengabdian yang selama ini mereka berikan. Kami melihat adanya kepedulian yang menyentuh langsung para pelayan rumah Allah,” tambahnya.
46 Marbot Mendapat Kesempatan Menunaikan Ibadah Umrah
Sebanyak 46 peserta yang terdiri dari perwakilan marbot di 44 kecamatan se-DKI Jakarta dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah umrah dalam dua gelombang, yakni pada 24 Oktober dan 2 November 2026.
PW DMI DKI Jakarta berharap program tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual yang membekas bagi para peserta, tetapi juga membawa manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan masjid di Jakarta.
K.H. Ma’mun menilai kesempatan tersebut sebagai momentum berharga bagi para marbot dan imam untuk memperluas wawasan keagamaan serta mempelajari keteladanan pelayanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
“Kita berharap para marbot dan imam yang berangkat dapat mengambil pelajaran dari tata kelola, kedisiplinan, kebersihan, dan pelayanan di Masjidil Haram serta Masjid Nabawi. Mereka mengemban amanah yang sama mulianya, yaitu merawat rumah Allah dan memastikan umat dapat beribadah dengan nyaman. Semoga sepulangnya nanti, pengalaman ini menjadi inspirasi untuk semakin memakmurkan masjid-masjid di Jakarta,” tuturnya.
Bantuan Sound System Perkuat Kualitas Syiar Masjid
Selain memberikan penghargaan kepada marbot, Pemprov DKI Jakarta juga memperkuat sarana peribadatan melalui bantuan sound system senilai Rp40 juta per masjid untuk 125 lokasi di Jakarta. Program tersebut disalurkan melalui hibah kepada DMI Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.
Kebijakan ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas pengeras suara, menunjang kelancaran kegiatan keagamaan, serta memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam mengikuti salat berjamaah, pengajian, dan berbagai aktivitas pembinaan umat.
Bagi PW DMI DKI Jakarta, perhatian terhadap sarana masjid merupakan bagian penting dari upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusa






