JAKARTA | MEDIA BELA RAKYAT — Dunia seni pertunjukan Indonesia kembali diselimuti duka. Aktor senior sekaligus seniman teater Diding Boneng, yang memiliki nama asli Zainal Abidin, meninggal dunia pada usia 76 tahun, Senin, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 06.04 WIB pagi. Kabar berpulangnya seniman lintas generasi tersebut disampaikan oleh Sanggar Perkasa, tempat almarhum mengabdikan pengetahuan dan pengalamannya, melalui pesan berantai serta unggahan di media sosial.
Mengawali perjalanan keseniannya dari panggung teater sejak 1973, Diding Boneng tumbuh menjadi salah satu aktor karakter dengan jejak panjang dalam perjalanan seni peran Indonesia. Namanya dikenal luas melalui berbagai karya layar lebar dan televisi, di antaranya film-film komedi bersama Warkop DKI, serial Rumah Masa Depan, hingga film Badarawuhi di Desa Penari. Di balik karakter-karakter yang kerap menghadirkan tawa, almarhum dikenal sebagai seniman yang tekun, rendah hati, serta setia merawat dunia seni.
Kepergian Diding Boneng menjadi kehilangan besar bagi dunia teater Indonesia. Di tengah perjalanan hidupnya, almarhum tetap berbagi ilmu dan pengalaman kepada generasi muda, termasuk belakangan ini aktif mengajar seni peran di Gedung Juang 45, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Seniman dan Budayawan Bekasi sekaligus Sekretaris Jenderal RUMAH HEBAT NUSANTARA, Moh. Cahyadi atau yang akrab disapa Den Cupank, menyampaikan turut berdukacita dan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Diding Boneng, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap keluarga besar RUMAH HEBAT NUSANTARA turut berdukacita atas berpulangnya almarhum Diding Boneng. Beliau bukan hanya aktor yang menghadirkan tawa dan menghidupkan berbagai karakter, tetapi juga seniman yang telah memberikan pengabdian, keteladanan, serta warisan ilmu bagi generasi penerus. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi dunia seni dan kebudayaan Indonesia,” ujar Den Cupank, Senin (3/8/2026).
Senada dengan Den Cupank, Seniman dan Budayawan, Jack Dwipangga mengenang almarhum sebagai sosok seniman senior sekaligus guru yang banyak memberikan pelajaran, pengalaman, serta nilai-nilai kesenian dalam perjalanan hidup dan proses kreatifnya. Ia menilai, jejak pengabdian Diding Boneng akan terus hidup melalui karya, ilmu, dan keteladanan yang diwariskan kepada generasi penerus.
Segenap keluarga besar RUMAH HEBAT NUSANTARA turut mendo’akan agar seluruh amal baik almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima seluruh amal ibadah dan kebaikannya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Selamat jalan, Maestro. Karyamu akan terus hidup, jejak pengabdianmu akan tetap dikenang, dan nilai-nilai kesenian yang telah kau wariskan akan terus tumbuh dalam perjalanan generasi penerus.” Tutupnya.
(CP/red)






