Sartono Hutomo Kutip Pernyataan Edhie Baskoro Yudhoyono: Soroti Strategi Nasional Hadapi Gejolak Global, Dukung Penguatan Fiskal hingga Perlindungan Sosial

JAKARTA — Tokoh publik Sartono Hutomo menyampaikan pandangannya terkait pentingnya kesiapan Indonesia menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Hal tersebut ia sampaikan sebagaimana dikutip dari akun Instagram pribadinya, Kamis (9/4/2026), menanggapi agenda Diskusi Kebangsaan yang digelar sehari sebelumnya di Jakarta.

Dalam keterangannya, Sartono mengutip pernyataan Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, yang menekankan urgensi penguatan strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial sebagai fondasi menghadapi ketidakpastian global.

Bacaan Lainnya

Menurut Sartono, apa yang disampaikan oleh Ibas—sapaan Edhie Baskoro Yudhoyono—mencerminkan realitas yang sedang dihadapi dunia saat ini. Ia menilai bahwa tekanan global tidak hanya bersumber dari konflik geopolitik, tetapi juga berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi, rantai pasok energi dan pangan, hingga kebijakan dalam negeri.

“Dunia sedang berada dalam situasi yang tidak sederhana. Ada irisan kuat antara geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi yang saling memengaruhi. Indonesia harus mampu membaca arah perubahan ini dengan kebijakan yang adaptif dan terukur,” ujar Sartono.

Ia menambahkan bahwa penguatan strategi fiskal menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di sisi lain, sektor energi juga harus diperkuat agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada dinamika pasar global yang fluktuatif.

Tak kalah penting, Sartono menekankan perlindungan sosial sebagai pilar utama dalam menjaga daya tahan masyarakat. Menurutnya, kebijakan ekonomi yang kuat harus tetap berpihak pada rakyat, terutama kelompok rentan yang paling terdampak oleh gejolak global.

“Ketahanan ekonomi tidak hanya soal angka-angka makro, tetapi juga sejauh mana negara mampu melindungi rakyatnya. Program perlindungan sosial harus tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.

Diskusi Kebangsaan bertema “Indonesia di Tengah Gejolak Global: Strategi Fiskal, Energi, dan Perlindungan Rakyat” tersebut menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari pakar, akademisi, teknokrat, hingga anggota DPR RI dari Komisi XI, Komisi XII, dan Badan Anggaran.

Sartono berharap forum semacam ini tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif. Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah, parlemen, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat ketahanan nasional.

“Kolaborasi adalah kunci. Kita tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan global. Semua elemen bangsa harus bergerak bersama,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *