Milad VI KAHMI Rayon Unkris, Hermanto Serukan PBB Tegas Sikapi Konflik Global

Hermanto

JAKARTA – Peringatan Milad ke-VI Majelis Rayon (MR) KAHMI Universitas Krisnadwipayana menjadi momentum penyampaian sikap atas dinamika geopolitik dunia. Ketua Presidium MR KAHMI Unkris Hermanto Tanjung mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersikap tegas terhadap tindakan militer yang dinilainya melanggar hukum internasional.

Dalam keterangannya kepada media, Senin (2/3/2026), Hermanto menegaskan pentingnya sensitivitas dan tanggung jawab aktivis dalam membaca perubahan lingkungan strategis, baik di tingkat nasional, regional, maupun global.

“Para aktivis mesti memiliki sensitivitas dan responsibilitas atas setiap perubahan strategis. Tidak ada satu pun faktor perubahan yang berdiri sendiri, semuanya berdampak terhadap kehidupan masyarakat bangsa, negara, bahkan global,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik mutakhir harus ditimbang dalam perspektif keadilan global dan kesetaraan antarnegara. Menurutnya, tindakan sepihak berupa serangan terhadap negara berdaulat berpotensi memicu eskalasi konflik kawasan.

“Serangan sepihak terhadap negara berdaulat adalah pelanggaran hukum internasional dan prinsip kemanusiaan. Dunia, termasuk PBB, wajar mengutuk keras tindakan semacam itu,” tegasnya.

Hermanto menilai, pendekatan militer dan tekanan kekuatan tidak akan menjamin terciptanya perdamaian dunia. Ia menyebut dunia tidak membutuhkan praktik imperialisme dan dominasi absolut, melainkan hubungan internasional yang dibangun di atas dasar kemanusiaan dan kesetaraan.

Dalam pernyataannya, ia juga mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil peran aktif dalam diplomasi global, termasuk berkomunikasi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, guna meredam eskalasi konflik dan mendorong perdamaian.

“Perdamaian hanya bisa diwujudkan melalui dialog dan kesediaan hidup berdampingan, meskipun berbeda paham dan sistem bernegara,” katanya.

Hermanto turut menyerukan solidaritas negara-negara Islam untuk menyikapi situasi global secara bersama dan mendorong penghentian tindakan militer yang berpotensi memperluas konflik.

Pernyataan tersebut merupakan sikap resmi MR KAHMI Universitas Krisnadwipayana yang ditandatangani oleh Hermanto Tanjung selaku Ketua Presidium dan Ali F Andri sebagai Sekretaris. Sikap itu disampaikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Milad ke-VI MR KAHMI Unkris yang telah digelar sehari sebelumnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *