SURABAYA – BELA RAKYAT – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Jawa Timur atas dukungan dalam tanggap darurat dan operasi kemanusiaan terkait kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 pada September 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Habib Aboe saat melakukan kunjungan kerja bersama rombongan Komisi III DPR RI ke Polda Jawa Timur.
“Atas nama bubuhan Banjar, selaku wakil dari Kalimantan Selatan, saya menyampaikan terima kasih kepada Polda Jawa Timur atas dukungan dalam tanggap darurat dan operasi kemanusiaan pada kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 September 2026,” papar Aboe Bakar.
Menurutnya, KMP Virgo Transport 8 memiliki arti penting bagi masyarakat Kalimantan Selatan karena menjadi salah satu penghubung jalur transportasi antara Surabaya dan Kalimantan Selatan.
“Kapal ini adalah jembatan antara Surabaya dan Kalsel. Ini adalah urat nadi ekonomi dan jalur transportasi yang sangat penting bagi warga Kalsel yang hendak ke Jawa ataupun sebaliknya,” Lanjut anggota DPR RI Dapil Kalsel 1 tersebut.
Habib Aboe memberikan apresiasi khusus terhadap langkah cepat Ditpolairud Polda Jatim yang langsung menerjunkan armada kapal patroli untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan korban.
“Terima kasih atas kinerja Ditpolairud Polda Jatim yang langsung menerjunkan armada kapal patroli untuk memperluas radius pencarian korban hingga perairan Sumenep dan Masalembu. Ini merupakan bentuk respons kemanusiaan yang sangat berarti dalam situasi darurat,” ungkapnya.
Selain operasi pencarian, Habib Aboe juga menyampaikan apresiasi atas dukungan medis dan proses identifikasi korban yang dilakukan Biddokkes Polda Jatim.
“Terima kasih pula atas dukungan medis dan identifikasi dari Biddokkes Polda Jatim yang mendirikan Posko DVI dan Pos Ante Mortem di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya secara real-time untuk membantu proses pencocokan sampel DNA bagi keluarga korban,” jelasnya.
Menurut Habib Aboe, proses identifikasi korban tidak hanya merupakan bagian dari penanganan kedaruratan, tetapi juga sangat penting bagi keluarga yang sedang menunggu kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya.
“Dalam musibah seperti ini, kerja kemanusiaan tidak berhenti pada pencarian dan evakuasi. Proses identifikasi juga sangat penting agar keluarga korban mendapatkan kepastian dan dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” tuturnya.
Habib Aboe menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda Jawa Timur yang terlibat dalam penanganan kecelakaan KMP Virgo Transport 8 patut mendapatkan apresiasi atas kerja kemanusiaan yang telah dilakukan.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda Jawa Timur, khususnya Ditpolairud dan Biddokkes, atas seluruh kerja, respons, dan dukungan kemanusiaan dalam penanganan musibah ini. Atas nama masyarakat Kalimantan Selatan dan bubuhan Banjar, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.






