HUT ke-25 Demokrat, DPC Kabupaten Bekasi Jadikan Donor Darah Agenda Tahunan

Partai Demokrat Kabupaten Bekasi Siapkan Donor Darah sebagai Agenda Rutin Tahunan, Meneguhkan Politik Kemanusiaan yang Menyentuh Kehidupan

 

BEKASI | MEDIA BELA RAKYAT — Setetes darah mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, tetapi bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit dan menanti pertolongan, setetes darah dapat menjadi jembatan antara harapan dan kehidupan. Berangkat dari semangat itulah, DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan sosial donor darah pada Rabu, 14 Oktober 2026 di kantor DPC Partai Demokrat Ruko Metland Tambun Selatan, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-25.

Kegiatan tersebut menjadi potret bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus hadir dalam pidato panjang, panggung megah, atau gemuruh slogan politik. Ada kepedulian yang bekerja dalam senyap, ada ketulusan yang mengalir tanpa pamrih, dan ada nilai kemanusiaan yang menemukan maknanya ketika seseorang bersedia memberikan sebagian dari dirinya demi keselamatan orang lain. Donor darah menjadi pesan nyata bahwa politik semestinya tidak berhenti pada perebutan ruang kekuasaan, tetapi tumbuh menjadi kekuatan yang menghadirkan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, H. Romli HM, menegaskan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT Partai Demokrat tahun 2026. Menurutnya, momentum peringatan hari lahir partai harus menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendekatkan organisasi kepada kebutuhan nyata masyarakat.

“Donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat tahun 2026. Kami ingin peringatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen menjadikan donor darah sebagai agenda rutin setiap tahun,” ujar H. Romli HM, Rabu (14/10/2026).

Lebih jauh, “Komitmen menjadikan donor darah sebagai agenda tahunan menandai upaya membangun tradisi kepedulian yang berkelanjutan. Sebab, kebutuhan darah tidak mengenal kalender perayaan, tidak menunggu momentum politik, dan tidak memilih siapa yang layak menerima pertolongan. Di ruang perawatan rumah sakit, kebutuhan darah dapat menjadi perkara mendesak yang menentukan keselamatan pasien. Karena itu, kegiatan donor darah bukan sekadar aksi sosial sesaat, melainkan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan dan mendukung ketersediaan darah bagi mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Senada dengan Ketua DPC, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi sekaligus anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Angganita, S.E., menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kegiatan sosial sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat. Baginya, semangat HUT partai akan memiliki arti lebih mendalam apabila diterjemahkan menjadi tindakan konkret yang menyentuh persoalan kehidupan sehari-hari. Donor darah pun menjadi salah satu jalan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa membantu sesama bukan semata-mata pilihan, melainkan panggilan moral yang perlu dirawat bersama.

Menurut Angganita, “Komitmen tersebut sekaligus membawa pesan edukatif bahwa donor darah merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan. Dengan memperhatikan persyaratan medis dan mengikuti pemeriksaan petugas, pendonor dapat membantu menjaga ketersediaan darah yang dibutuhkan pasien. Di balik proses yang sederhana, tersimpan nilai besar tentang gotong royong, kepedulian, dan keberanian untuk berbagi,” jelasnya.

“Semangat inilah yang perlu terus disebarluaskan, terutama kepada generasi muda, agar budaya donor darah tumbuh menjadi kebiasaan baik yang berakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.

Masih menurut Angganita, “Ukuran sebuah organisasi bukan hanya terletak pada besarnya nama, kuatnya struktur, atau panjangnya perjalanan sejarah, melainkan juga pada seberapa jauh keberadaannya mampu menghadirkan arti bagi sesama. Melalui kegiatan donor darah ini, DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi berupaya menegaskan bahwa peringatan hari jadi dapat menjadi momentum untuk menyalakan kembali api kepedulian. Ketika setetes darah diberikan dengan ketulusan, sekat-sekat perbedaan melebur, dan kemanusiaan berdiri sebagai bahasa universal yang menyatukan siapa saja.” Pungkasnya.

Dari Kabupaten Bekasi, pesan itu mengalir dengan sederhana tetapi bermakna: politik yang bernilai adalah politik yang memberi arti bagi kehidupan. Jika donor darah benar-benar dijaga sebagai agenda rutin tahunan, kegiatan ini berpeluang tumbuh menjadi tradisi sosial yang manfaatnya melampaui seremoni HUT partai. Sebab, perayaan boleh berakhir, spanduk boleh diturunkan, dan panggung boleh kembali sunyi, tetapi kepedulian tidak semestinya ikut berhenti. Setiap tetes darah yang disumbangkan adalah harapan yang dititipkan; setiap tangan yang terulur adalah bukti bahwa kemanusiaan masih memiliki rumah di tengah kehidupan berbangsa.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *