Bekasi Bersatu dalam Darah Kemanusiaan, GERAKAN RAKYAT Ukir Aksi Nyata

BEKASI — Di bawah langit yang meneduhkan Kota Bekasi, denyut kemanusiaan beresonansi dalam harmoni yang sunyi namun bermakna. Pada Sabtu, 2 Mei 2026, pelataran Masjid An-Nur Jatibening Dua, Pondok Gede menjadi saksi perjumpaan antara niat tulus dan aksi nyata, ketika jajaran pengurus Ormas Gerakan Rakyat dari pusat hingga daerah meninjau langsung kegiatan bakti sosial donor darah yang digagas oleh DPC Gerakan Rakyat Pondok Gede.

Kegiatan ini terselenggara dalam sinergi yang terukur bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, mengalir dalam koridor nilai-nilai kemanusiaan universal sekaligus berpijak pada mandat konstitusional negara. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk berpartisipasi dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat, termasuk melalui donor darah sebagai bentuk solidaritas biologis yang luhur.

Pantauan di lapangan memperlihatkan lanskap sosial yang hangat dan inklusif. Kendati pendaftaran daring mencatat 70 peserta, realitas di lokasi berbicara lebih lantang, lebih dari 100 warga hadir dengan kesadaran kolektif yang tumbuh tanpa paksaan. Di sini, hukum tidak hanya hidup dalam teks, tetapi menjelma menjadi etos partisipasi, sebagaimana semangat dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang menegaskan peran strategis ormas dalam pembangunan sosial.

Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid yang hadir bersama Sekjen M. Ridwan dan Waketum Roby Kusumalaga, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan pengejawantahan poin kelima dari Panca Karya Gerakan Rakyat: Aksi Sosial. Dalam narasinya yang lugas namun sarat makna, ia menegaskan bahwa organisasi bukan sekadar entitas struktural, melainkan denyut yang harus terasa manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Gerakan ini harus hadir sebagai solusi konkret,” ujarnya, menautkan idealisme dengan realitas. Sejak deklarasi pada 27 Februari 2025 lalu, Gerakan Rakyat terus menghidupkan program-program sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi sembako. Dalam perspektif hukum tata negara, langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H yang menjamin hak setiap warga untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Lebih jauh, Sahrin menyiratkan refleksi personal yang justru memperkuat legitimasi moral gerakan ini. Pengalamannya sebagai pendonor yang baru dua kali berpartisipasi menjadi simbol bahwa perubahan sosial tidak selalu dimulai dari yang besar, melainkan dari keberanian untuk memulai. Sebuah narasi yang menjembatani antara kepemimpinan dan keteladanan.

Di tingkat daerah, Ketua DPD Gerakan Rakyat Kota Bekasi, Nanang Kosim, bersama Wakil Ketua Nizar Perabujaya dan Bendahara Martini, memandang kegiatan ini sebagai katalisator gerakan sosial yang lebih luas. Ia menegaskan pentingnya replikasi kegiatan serupa di seluruh DPC, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap ketersediaan stok darah nasional sekaligus penguatan solidaritas sosial berbasis komunitas.

Sementara itu, Ketua DPC Pondok Gede, Toyib Hadi Wijaya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat yang telah berpartisipasi. Persiapan yang matang selama satu bulan menjadi fondasi kesuksesan acara, namun esensi sejatinya terletak pada kehadiran warga yang datang dengan kesadaran akan nilai kehidupan yang saling terhubung. Ungkapnya kepada awak media, Sabtu (2/5/2026).

Di antara para peserta, suara generasi muda turut memberi warna harapan. Neng, seorang milenial yang baru pertama kali mendonorkan darahnya, mengungkapkan rasa bangga yang sederhana namun bermakna. Dalam getar suaranya, tersirat masa depan bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berempati.

Gerakan Rakyat, yang kini telah menjangkau 38 provinsi dan sekitar 3.000 kecamatan, tampak tidak sekadar membangun struktur organisasi, melainkan menanam benih peradaban di mana hukum, kemanusiaan, dan aksi nyata bertemu dalam satu tarikan napas sejarah.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *