JAKARTA – BELA RAKYAT – Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi para pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini (PAUD), khususnya di Provinsi Banten.
Komitmen tersebut disampaikan Adde Rosi saat menerima kunjungan jajaran pengurus dan perwakilan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Provinsi Banten di ruang kerjanya di Senayan, Jakarta.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi momentum silaturahmi dan makan siang bersama, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait dunia pendidikan anak usia dini.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Adde Rosi mengatakan bahwa HIMPAUDI memiliki tempat khusus dalam perjalanan hidup dan perjuangannya.
“Bagi saya, HIMPAUDI bukan sekadar organisasi, melainkan bagian dari perjalanan hidup dan perjuangan yang sangat mendalam,” tulis Adde Rosi, seperti dikutip dari Instagram pribadinya.
Adde Rosi diketahui pernah mengemban amanah sebagai Ketua HIMPAUDI Provinsi Banten periode 2010–2019. Pengalaman tersebut membuatnya memiliki ikatan emosional sekaligus perhatian yang kuat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi para pendidik PAUD.
Ia menegaskan, komitmen terhadap kesejahteraan dan peningkatan kualifikasi pendidik PAUD akan terus menjadi bagian dari perjuangannya.
“Pernah mengemban amanah sebagai Ketua HIMPAUDI Provinsi Banten periode 2010–2019, ikatan emosional dan komitmen saya terhadap kesejahteraan serta kualifikasi para pendidik PAUD akan selalu membara,” ungkapnya.
Dalam pertemuan bersama HIMPAUDI Banten tersebut, sejumlah persoalan strategis pendidikan PAUD turut menjadi bahan pembahasan. Aspirasi yang disampaikan antara lain berkaitan dengan pengakuan status hukum para pendidik, peningkatan kesejahteraan guru PAUD, serta penguatan fasilitas pendidikan anak usia dini di daerah.
Menurut Adde Rosi, berbagai aspirasi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena keberadaan pendidik PAUD memiliki peran penting dalam membangun fondasi pendidikan dan karakter anak sejak usia dini.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, olahraga, dan pariwisata, Adde Rosi memastikan aspirasi yang disampaikan para guru PAUD akan terus dikawal melalui fungsi representasi dan pengawasan di parlemen.
“Sebagai anggota Komisi X DPR RI, saya pastikan bahwa perjuangan dan aspirasi kawan-kawan guru PAUD akan terus saya kawal dan suarakan di parlemen,” tegasnya.
Ia menilai perhatian terhadap PAUD tidak boleh hanya berhenti pada penyelenggaraan proses belajar mengajar. Pemerintah juga perlu memastikan para pendidik memperoleh dukungan yang layak, baik dari sisi status, kesejahteraan, kompetensi maupun sarana dan prasarana pendidikan.
Adde Rosi menekankan bahwa PAUD mempunyai posisi strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa. Pendidikan pada usia dini menjadi tahap penting dalam membangun karakter, kemampuan sosial, serta berbagai fondasi perkembangan anak.
“PAUD adalah fondasi utama pembentukan karakter generasi penerus bangsa!” tegasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran HIMPAUDI Provinsi Banten yang telah berkunjung dan berdiskusi secara langsung. Baginya, silaturahmi tersebut bukan hanya menjadi ruang bertukar gagasan, tetapi juga menjadi pengingat atas perjalanan panjang perjuangan bersama dalam memajukan pendidikan anak usia dini.
“Terima kasih atas kunjungan, kehangatan, dan hidangan kebersamaannya, Ibu-Ibu hebat pendidik generasi Banten!” tulis Adde Rosi.
Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara para pendidik PAUD dengan wakil rakyat di parlemen. Aspirasi dari lapangan diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dalam mendorong kebijakan pendidikan yang semakin berpihak kepada pendidik sekaligus memberikan lingkungan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia.






