Menyusuri Kaki Gunung, Amin Ak Jajal Keindahan dan Ketinggian Jembatan Gantung

SUKABUMI – BELA RAKYAT – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Amin Ak menikmati suasana alam kawasan kaki Gunung Gede Pangrango, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam perjalanan tersebut, Amin Ak menjajal sejumlah destinasi wisata alam, termasuk Jembatan Gantung Situ Gunung dan Jembatan Merah.

Momen perjalanan itu dibagikan Amin Ak melalui akun Instagram pribadinya. Dalam video yang diunggah, ia terlihat berjalan bersama rombongan menyusuri kawasan hutan yang rindang dan menikmati panorama perbukitan hijau yang diselimuti kabut tipis.

Bacaan Lainnya

Perjalanan tersebut berlangsung sekitar tiga jam dengan mengunjungi sejumlah destinasi, di antaranya Jembatan Gantung Situ Gunung, Air Terjun Curug Sawer, Keranjang Sultan, hingga Jembatan Merah.

Salah satu pengalaman yang menarik perhatian Amin Ak adalah saat pertama kali menyeberangi Jembatan Gantung Situ Gunung. Berada di ketinggian dengan bentang jembatan yang panjang, ia mengakui membutuhkan keberanian tersendiri untuk melintasinya.

“Di Jembatan Gantung Situ Gunung, Sukabumi. Baru pertama kali ini. Ini luar biasa panjang, tinggi, jurangnya juga sangat dalam. Butuh nyali tersendiri ini, nggak semua orang berani,” ujar Amin Ak dalam video tersebut.

Meski sempat merasakan tantangan ketinggian, Amin Ak justru semakin menikmati perjalanan ketika melihat panorama alam dari atas jembatan. Hamparan hutan hijau dan lembah yang luas membuat suasana perjalanan terasa semakin istimewa.

Ia bahkan berseloroh bahwa pemandangan dari atas jembatan tersebut seolah bukan berada di Indonesia.

“Ini bukan di Indonesia, ini di Jepang ini. Luar biasa. Senang banget,” katanya.

Dari atas Jembatan Gantung Situ Gunung, bentang alam kawasan hutan terlihat begitu luas. Pepohonan yang lebat memenuhi lembah dan perbukitan, sementara kabut tipis menciptakan suasana sejuk serta tenang.

Perjalanan kemudian berlanjut menyusuri jalur setapak di tengah kawasan hutan. Amin Ak bersama rombongan menikmati perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalur yang dikelilingi pepohonan dan vegetasi hijau.

Ia juga mengunjungi Jembatan Merah yang memiliki karakter berbeda. Jembatan tersebut berada di tengah kawasan hutan dengan struktur tali berwarna merah yang kontras dengan hijaunya pepohonan di sekitarnya.

Sesampainya di Jembatan Merah, Amin Ak kembali dibuat kagum dengan kondisi alam di sekelilingnya. Ia menunjukkan kedalaman jurang dan lebatnya hutan yang tampak dari atas jembatan.

“Di Jembatan Merah. Ini jurang. Luar biasa, Subhanallah. Subhanallah. Jembatan Merah, Sukabumi,” ucapnya.

Bagi Amin Ak, perjalanan tersebut bukan sekadar menikmati destinasi wisata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merasakan langsung keindahan alam Indonesia.

Suasana kaki Gunung Gede Pangrango yang asri, udara sejuk, pepohonan rindang, serta panorama lembah hijau memberikan pengalaman yang berbeda dari aktivitas sehari-hari.

Di penghujung video, Amin Ak terlihat melakukan swafoto bersama rombongan setelah menyusuri jalur di tengah hutan. Dengan ekspresi penuh semangat, ia menyampaikan apresiasinya terhadap perjalanan tersebut.

“Mantap, mantap!” ujar Amin Ak.

Salah seorang anggota rombongan pun merespons, “Luar biasa!”

Perjalanan Amin Ak di kawasan wisata alam Sukabumi itu memperlihatkan sisi lain dari aktivitas seorang legislator yang sesekali menyempatkan diri menikmati kekayaan alam Indonesia.

Jembatan Gantung Situ Gunung dan Jembatan Merah menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Keduanya menawarkan sensasi berbeda—mulai dari keberanian menyeberangi jembatan tinggi di atas lembah hingga menikmati suasana hutan yang lebat dan alami.

Di tengah panorama alam yang memukau, ungkapan “Subhanallah” yang berulang kali disampaikan Amin Ak juga menggambarkan rasa kagumnya terhadap keindahan ciptaan Tuhan.

Kawasan kaki Gunung Gede Pangrango pun menjadi ruang bagi siapa saja untuk sejenak keluar dari rutinitas, menghirup udara segar, sekaligus menyaksikan langsung bentang alam hijau yang menjadi salah satu kekayaan wisata Jawa Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *