JAKARTA – BELA RAKYAT – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hamka B. Kady, mengikuti Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Rapat Paripurna yang menjadi momentum awal kerja legislasi setelah masa reses ini dihadiri pimpinan dan anggota DPR RI dari seluruh fraksi. Rapat paripurna tersebut menjadi pembuka rangkaian kerja DPR RI untuk mengawal agenda-agenda strategis bangsa di tahun anggaran mendatang.
Menurut Hamka B. Kady, pembukaan masa persidangan ini memiliki makna penting sebagai titik tolak untuk kembali memperkuat tiga fungsi utama DPR RI, yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
“Pembukaan Masa Persidangan I ini adalah momentum untuk kembali bekerja lebih keras. Kita ingin memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan DPR benar-benar berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Hamka B. Kady seperti dikuti di Instagram pribadinya.
Agenda Utama Paripurna: RAPBN 2027 dan Nota Keuangan
Rapat Paripurna DPR RI Ke-1 Tahun Sidang 2026-2027 tahun ini memiliki agenda utama yang sangat krusial. Berdasarkan jadwal resmi parlemen, agenda meliputi:
1. Pembukaan Rapat Paripurna oleh Ketua DPR RI dan Pembacaan Doa 2. Pidato Ketua DPR RI dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 3. Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya oleh Presiden RI
Presiden Prabowo Subianto hadir langsung menyampaikan pidato pengantar pemerintah atas RUU APBN 2027.
Dalam pidatonya, Presiden menegaskan arah kebijakan RAPBN 2027 dirancang untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Beberapa prioritas strategis yang ditekankan dalam RAPBN 2027 antara lain kedaulatan pangan, kemandirian energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan dan desa, serta percepatan penurunan kemiskinan.
“RAPBN 2027 kita arahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. Anggaran negara harus digunakan secara efektif untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat fondasi pembangunan nasional,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Rapat paripurna ini juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang turut mengawal prioritas RAPBN 2027. Pada Rapat Paripurna selanjutnya, Selasa (18/8/2026), delapan fraksi DPR RI telah menyatakan persetujuan agar pembahasan RUU APBN 2027 dilanjutkan ke tingkat pembahasan selanjutnya.
Perspektif Komisi V: Kawal Infrastruktur dan Konektivitas
Sebagai Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi Infrastruktur, Transportasi, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, serta SAR, Hamka B. Kady menyoroti relevansi RAPBN 2027 dengan tugas-tugas Komisi V.
Legislator asal Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I tersebut menilai, alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berpusat di Jawa, tetapi harus merata hingga ke wilayah timur Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan.
“Sebagai anggota Komisi V dan juga Badan Anggaran, saya akan mengawal betul agar komitmen pembangunan infrastruktur, konektivitas transportasi, pembangunan desa, dan penguatan BMKG itu tercermin nyata di APBN 2027. Jangan sampai anggaran infrastruktur dipangkas, padahal itu fondasi untuk kedaulatan pangan dan pengentasan kemiskinan yang disampaikan Presiden,” tegas Hamka yang juga duduk di Badan Anggaran DPR RI.
Hamka Baco Kady yang telah menjabat sebagai Anggota DPR RI sejak 2014 dan kini memasuki periode ketiganya 2024-2029, menegaskan bahwa fungsi pengawasan akan menjadi fokusnya di Masa Persidangan I ini.
Ia mencontohkan, seperti pengawasan terhadap proyek strategis nasional jalan tol, kereta api Makassar-Parepare, hingga pengembangan kawasan. Dalam kunjungan kerja sebelumnya, ia memimpin pengawasan pembangunan infrastruktur strategis di daerah untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target.
Serap Aspirasi Rakyat
Menutup pernyataannya, Hamka B. Kady mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif memberikan masukan kepada DPR.
“Memasuki masa sidang yang baru, mari terus bekerja, menyerap aspirasi, dan mengawal setiap kebijakan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia. APBN 2027 harus kita pastikan tepat sasaran, memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya mengakhiri.
Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 secara resmi dibuka oleh Ketua DPR RI Puan Maharani setelah kuorum tercapai, menandai dimulainya kembali kerja-kerja kedewanan setelah masa reses.






