JAKARTA – Jaringan Nasional Pemuda Indonesia (JNPI) menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah yang saat ini tengah dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Organisasi kepemudaan tersebut juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Ketua JNPI Abubakar mengatakan, Indonesia saat ini membutuhkan suasana yang kondusif agar berbagai agenda pembangunan dapat berjalan optimal. Menurutnya, keberhasilan program-program pemerintah sangat bergantung pada dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda.
“Jangan sampai masyarakat terjebak dalam narasi adu domba yang dapat memecah belah bangsa. Saat ini pemerintah sedang bekerja membangun berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Abubakar dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Ia menilai berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah membutuhkan stabilitas sosial dan politik yang kuat. Karena itu, masyarakat diharapkan mampu menyikapi berbagai informasi secara bijak dan tidak mudah terseret dalam kepentingan kelompok tertentu.
Abubakar mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir dirinya mencermati munculnya sejumlah gerakan yang berkembang secara luas di tengah masyarakat. Menurutnya, publik perlu melihat fenomena tersebut secara objektif agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memiliki agenda tertentu.
Ia bahkan menduga terdapat kelompok berkepentingan atau pihak-pihak yang memiliki pengaruh besar di balik sejumlah gerakan tersebut. Karena itu, masyarakat diminta tetap kritis dalam menilai setiap isu yang berkembang di ruang publik.
“Jangan sampai gerakan yang mengatasnamakan kepentingan rakyat justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menghambat roda pemerintahan yang sedang bekerja membangun bangsa,” ujarnya.
Meski demikian, Abubakar menegaskan bahwa JNPI tetap menghormati kebebasan berpendapat sebagai bagian dari sistem demokrasi. Namun, ia berharap kritik yang disampaikan kepada pemerintah dilakukan secara konstruktif dan berorientasi pada perbaikan, bukan untuk menciptakan kegaduhan maupun instabilitas nasional.
Menurutnya, peran pemuda sangat penting dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus mengawal jalannya pembangunan agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat. Oleh sebab itu, JNPI akan terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai agenda kebangsaan.
Abubakar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses pembangunan nasional sembari menjaga semangat persatuan dan kebersamaan.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa dan mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat Indonesia,” pungkasnya.






