Demer Dampingi Menteri P2MI Mukhtaruddin Lepas 1.000 PMI ke Bulgaria, Dorong Perlindungan dan Kesejahteraan

BALI – Ketua DPD Partai Golkar Bali yang juga Anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer mendampingi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin dalam rangkaian agenda kerja di Bali, termasuk pelepasan 1.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuju Bulgaria.

Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam membuka peluang kerja di luar negeri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja yang terstruktur dan terlindungi.

Bacaan Lainnya

Demer menegaskan bahwa keberangkatan PMI harus dibarengi dengan kesiapan kompetensi serta jaminan perlindungan yang kuat.

“Pelepasan 1.000 PMI ke Bulgaria ini bukan sekadar angka, tetapi bukti bahwa negara hadir membuka peluang kerja yang lebih luas. Namun yang paling penting adalah memastikan mereka berangkat dengan keterampilan memadai, perlindungan hukum yang jelas, dan dapat membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” ujar Demer seperti dikutip di akun Instagram miliknya, Sabtu (4/4/2026).

Demer juga menambahkan, Bali sebagai salah satu daerah pengirim PMI memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja migran. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat agar PMI tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga duta bangsa.

Sementara itu, Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan bahwa pemerintah terus memperluas negara tujuan penempatan tenaga kerja, termasuk ke kawasan Eropa Timur seperti Bulgaria.

“Kami memastikan bahwa setiap PMI yang berangkat telah melalui proses pelatihan, sertifikasi, serta memiliki kontrak kerja yang jelas. Negara hadir untuk melindungi dari hulu hingga hilir, mulai dari rekrutmen hingga kembali ke tanah air,” kata Mukhtarudin.

Ia mengungkapkan, saat ini jumlah PMI Indonesia yang bekerja di luar negeri mencapai sekitar 4,5 juta orang, dengan kontribusi remitansi yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Pada tahun 2025, remitansi PMI tercatat menembus lebih dari Rp230 triliun, menjadikan PMI sebagai salah satu pahlawan devisa negara.

Selain agenda pelepasan PMI, rombongan juga melakukan sejumlah kunjungan, di antaranya ke Mediterranean Bali, Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Clinic, serta meninjau langsung produk kerajinan khas Bali. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bali di pasar internasional.

Demer menilai, kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor domestik, tetapi juga melalui optimalisasi peluang global.

“PMI adalah bagian penting dari strategi ekonomi nasional. Kita ingin mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga berkembang, meningkatkan taraf hidup keluarga, dan berkontribusi bagi daerah asal,” pungkasnya.

Dengan pelepasan 1.000 PMI ke Bulgaria ini, pemerintah berharap dapat terus membuka akses kerja yang aman, legal, dan produktif, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar tenaga kerja global.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *