Rumah Peninggalan Cermin Kejatidirian

 

Rumah tak sekadar tempat tinggal
Rumah menunjukkan jatidiri penghuninya
Rumah cerminan alam pikiran penghuninya
Rumah adalah simbol eksistensi budaya,
simbol eksistensi peradaban

Rumah asri hijau bestari
Cermin identitas terjaga rapi
Rumah merana
Kusam nelangsa
Alamat terayap adat budaya

Ketika rumah simbol budaya terhimpit oleh kemajuan Terjepit oleh kemoderenan
Maka, keterhimpitan menjadi simbol ketidakberdayaan
Keterjepitan simbol ketidakpedulian

Itu semua awal dari keruntuhan
Itu semua awal kehancuran
Budaya dan peradaban
Bangsa yang diagungkan

Jangan biarkan alam pikiran
kejatidirian
Lamat-lamat hancur
Dilumat ketidakpedulian
Lebur oleh keserakahan Alam pikiran serba kebendaan
Dengan dalih Demi kemajuan, Demi pembangunan, Demi kemoderenan,
Kau gusur identitas kedirian

Cepat bertindak selamatkan
Sebelum segalanya tinggal kenangan
Luput dilumat perubahan
Lenyap senyap ditelan zaman
Hilang segala penanda diri
Jejak bukti bagi sekalian generasi

Jakarta, 29 Oktober 2026,
Erfi Firmansyah (Pengamat Bahasa dan Budaya UNJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *