BANDUNG – Pengurus Provinsi Perkumpulan Olah Raga Domino Indonesia Jawa Barat (PORDI) melakukan audiensi dengan jajaran KONI Jawa Barat di Gedung KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis sore (07/05/2026).
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Keorganisasian KONI Jawa Barat, Andrian Tejakusuma bersama jajaran pengurus lainnya. Sementara dari pihak PORDI Jabar hadir Ketua Pengprov PORDI Jawa Barat Andi Kadir, Sekretaris Muhammad Natsir, Ketua Dewan Pembina Andi Santiaji, Mustamin, Ketua Pengda PORDI Bandung Andi Rafiq, serta sejumlah atlet muda domino.
Dalam pertemuan tersebut, Andrian Tejakusuma menjelaskan bahwa secara mekanisme keorganisasian, KONI Jawa Barat tetap mengacu pada aturan dan keanggotaan yang ditetapkan KONI Pusat. Ia menegaskan, berdasarkan regulasi yang berlaku, cabang olahraga tidak diperbolehkan memiliki dua organisasi dengan bidang yang sama.
“Secara mekanisme, KONI Jawa Barat mengikuti keanggotaan KONI Pusat. Saat ini berdasarkan ketentuan dan SK Kementerian Olahraga, cabang olahraga tidak boleh terdapat dua organisasi yang sama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PORDI Jawa Barat, Andi Kadir, menyampaikan bahwa perkembangan olahraga domino di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan. Sejak berdiri pada 2019, PORDI disebut aktif menggelar berbagai turnamen, mulai tingkat regional hingga nasional.
Menurutnya, domino kini tidak lagi sekadar permainan hiburan, melainkan mulai berkembang menjadi olahraga yang memiliki sistem pembinaan atlet dan kompetisi yang terstruktur.
“Sejak berdiri tahun 2019, PORDI telah melaksanakan sejumlah event turnamen domino baik berskala regional maupun nasional. Saat ini organisasi sudah terbentuk di 27 provinsi di Indonesia,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di Jawa Barat sendiri, PORDI telah memiliki 14 kepengurusan daerah tingkat kabupaten/kota. Bahkan dalam waktu dekat, dua daerah lainnya disebut segera menyusul pembentukan kepengurusan.
Andi Kadir berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal memperkuat komunikasi dan sinergi antara PORDI Jawa Barat dengan KONI Jawa Barat dalam mendorong pembinaan olahraga domino ke depan.
Menurutnya, besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino menjadi potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Jawa Barat, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kami ingin olahraga domino mendapat ruang pembinaan yang lebih luas, karena minat masyarakat sangat besar dan banyak atlet muda yang mulai berkembang,” pungkasnya.






