Andi Ridwan Wittiri Dorong Penguatan ProKlim untuk Ketahanan Masyarakat Hadapi Perubahan Iklim

JAKARTA – Anggota DPR RI Andi Ridwan Wittiri menegaskan pentingnya penguatan Program Kampung Iklim (ProKlim) sebagai langkah strategis dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim di tingkat tapak. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi ProKlim yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.

Menurutnya, perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan persoalan nyata yang telah dirasakan masyarakat melalui cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga penurunan kualitas lingkungan hidup. Karena itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Kita membutuhkan gerakan bersama dalam menjaga lingkungan. ProKlim menjadi salah satu langkah konkret yang dapat memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus meningkatkan kemampuan warga dalam menghadapi dampak perubahan iklim,” ujar Ridwan Wittiri seperti dikutip di Instagram miliknya.

“Alhamdulillah insyaallah untuk botol sampah karena begitu saya tidak bisa banyak karena yang punya program itu ada kementerian lingkungan hidup. Beberapa program pemerintah sesudah kawal, lampu jalan, pemasangan lampu gratis bagi masyarakat tidak mampu. Gratis itu. Dipasangkan instalasinya, dikasih pojok, disambungkan listriknya dari PLN,” sambung Andi Irwan Wittiri.

Ia menjelaskan, melalui pengembangan ProKlim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup terus mendorong partisipasi berbagai pihak dalam upaya pengendalian perubahan iklim. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), tetapi juga memperkuat adaptasi masyarakat terhadap risiko lingkungan yang terus meningkat.

Politisi asal Sulawesi Selatan itu menilai, keberhasilan ProKlim sangat ditentukan oleh keterlibatan masyarakat di tingkat lokal. Mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan lingkungan, konservasi air, hingga penggunaan energi ramah lingkungan menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Ridwan Wittiri juga mengajak generasi muda, komunitas lingkungan, serta pemerintah daerah untuk terus membangun kolaborasi demi menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, isu perubahan iklim harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat di masa depan.

“Kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Jika dilakukan bersama-sama, maka dampaknya akan besar bagi keberlanjutan kehidupan dan masa depan generasi mendatang,” katanya.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya aksi nyata dalam menjaga lingkungan serta mampu menjadi pelopor perubahan di wilayah masing-masing.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *