Keluarga Besar SDN 01 Utan Kayu Utara Berduka: Kehilangan Pendidik Berdedikasi Bapak Muhapi, MPd

JAKARTA – BELA RAKYAT – Innalillahi wa innailaihi roji’un. Keluarga Besar SDN 01 Utan Kayu Utara (UKU 01) berduka. Telah berpulang ke rahmatullah, pendidik terbaik kami, Bapak Muhapi, M.Pd tepatnya Sabtu (17/10/2026).

Wakil Kepala Sekolah SDN 01 Utan Kayu Utara, Suwitno, S.Pd, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Saki Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.

“Dengan penuh rasa duka dan kehilangan, kami menyampaikan bahwa telah berpulang ke rahmatullah Bapak Muhapi, M.Pd. Beliau adalah sosok pendidik yang tidak hanya mengajar, tapi mendidik dengan hati. Atas nama Keluarga Besar SDN 01 UKU, kami memohon doa terbaik untuk almarhum,” ujar Suwitno, S.Pd kepada wartawan usai shalat ghaib di halaman SDN 01 Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur (19/10/2026).

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, pihak sekolah akan melaksanakan doa bersama dan sholat ghoib pada hari Senin pukul 06.30 WIB sampai selesai.

“Kami menghimbau seluruh anak-anak untuk membawa buku Yasin dan peralatan sholat. Mari kita luangkan waktu untuk mendoakan almarhum bersama-sama. Semoga dengan doa kita bisa menghantarkan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala kesalahan dan kekhilafannya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” lanjutnya.

Pihak sekolah juga mengizinkan dan menghimbau anak-anak untuk membawa uang takziah sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap keluarga ditinggal. Almarhum menimggalkan 6 orang anak.

Tampak guru-guru meneteskan air mata sebagai bentuk cinta kepada almarhum. Anak sekolah yang kenal dengan sosok almarhum ikut menangis.

Sosok dengan Visi Besar Pendidikan

Duka juga dirasakan oleh Ketua Komite Kelas 6A SDN 01 UKU 01, Habibie Mahabbah, SIP, MM. yang juga merupakan Ketua Umum DPP Pemuda LIRA. Habibie mengaku cukup mengenal almarhum secara personal. Ia mengaku kerap berdiskusi terkait dunia pendidikan Indonesia.

“Saya cukup mengenal almarhum. Beliau punya visi besar terkait dunia pendidikan Indonesia, khususnya untuk SDN 01 UKU. Selama berdiskusi, terlihat dengan sangat jelas bagaimana dedikasinya sangat besar pada dunia pendidikan kita,” ungkap Habibie Mahabbah.

Menurut Habibie, almarhum adalah tipikal pendidik yang langka, yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual.

“Almarhum memadukan sejumlah kecerdasan dalam mendidik anak didik. Tidak hanya IQ (Intellectual Quotient), tapi juga SQ (Spiritual Quotient). Beliau juga mengajarkan kecerdasan sosial dengan membiasakan anak untuk saling membantu, saling peduli sesama teman,” jelas mantan Bendahara Umum PB HMI dan Wakil Sekjen DPP KNPI ini.

“Yang paling berkesan bagi saya, almarhum juga mengajarkan kecerdasan finansial sejak dini. Mengajari anak menabung, menggunakan uang dengan sebaik-baiknya, bahkan berani mengajari anak untuk belajar berwirausaha kecil seperti berjualan. Ini adalah pendidikan karakter yang holistik dan sangat relevan dengan tantangan zaman,” tambah Habibie.

Teladan Pendidik Sejati

Kepergian Bapak Muhapi, M.Pd. adalah kehilangan besar bagi dunia pendidikan. Beliau telah mencontohkan bahwa menjadi guru bukan sekadar profesi untuk mengejar kurikulum, melainkan sebuah pengabdian untuk membentuk manusia seutuhnya – cerdas otaknya, baik hatinya, peduli sosialnya, dan mandiri secara finansial.

Dedikasi, ketulusan, dan keikhlasan almarhum dalam mendidik akan menjadi warisan berharga dan inspirasi bagi seluruh guru dan peserta didik di SDN 01 Utan Kayu Utara.

Selamat jalan, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Ilmu dan kebaikan yang Bapak tanam akan terus tumbuh di hati anak-anak didik.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *