JAKARTA – BELA RAKYAT – Memperingati Hari Guru Internasional, Ketua DPP Pemuda LIRA Bidang Pendidikan Nasional, Yusuf Wicaksono, menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan tenaga pendidik yang terus mengabdikan diri dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Guru bukan sekadar profesi, tetapi merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas manusia dan menentukan arah masa depan sebuah bangsa. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, peran guru justru semakin strategis, bukan hanya dalam mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, integritas, daya kritis, dan nilai-nilai kebangsaan generasi muda,” ujar Yusuf kepada wartawan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut Yusuf, momentum Hari Guru Internasional harus menjadi refleksi bersama bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kualitas dan kesejahteraan para pendidik. Guru perlu mendapatkan ruang untuk berkembang, perlindungan dalam menjalankan tugas, peningkatan kompetensi, serta kebijakan pendidikan yang berpihak pada kualitas pembelajaran.
“Jangan sampai guru hanya dibebani tuntutan administratif, sementara ruang untuk mendidik dan berinovasi justru semakin terbatas. Negara harus memastikan guru mendapatkan dukungan yang layak agar mereka dapat fokus menjalankan tugas utamanya: mendidik dan membentuk generasi masa depan,” tegasnya.
Yusuf juga menekankan pentingnya adaptasi dunia pendidikan terhadap perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan. Menurutnya, teknologi harus ditempatkan sebagai instrumen yang memperkuat peran guru, bukan menggantikannya.
“Teknologi boleh berkembang, kecerdasan buatan boleh semakin maju, tetapi sentuhan kemanusiaan seorang guru tidak boleh hilang. Pendidikan membutuhkan keteladanan, empati, dialog, dan karakter. Hal-hal tersebut tidak cukup dibangun hanya melalui teknologi,” katanya.
Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan, DPP Pemuda LIRA di bawah Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah, SIP, MM mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan Hari Guru Internasional sebagai momentum memperkuat ekosistem pendidikan nasional yang bermutu, inklusif, adaptif, dan berkeadilan.
“Selamat Hari Guru Internasional. Terima kasih kepada para guru yang setiap hari menyalakan harapan di ruang-ruang pendidikan. Dari tangan guru, lahir generasi yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan,” tutup Yusuf.






