PKS Kalsel Dirikan Gudang Pangan, Habib Aboe: Solusi Nyata Jaga Daya Beli Rakyat

BANJARMASIN – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Selatan mengambil langkah konkret dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dengan meresmikan program Gudang Pangan. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS, Mohammad Sohibul Iman.

Ketua Panitia, H. Fahmi, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif strategis partai untuk menjawab tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Gudang pangan ini diharapkan mampu menjadi penyangga kebutuhan bahan pokok, khususnya bagi kader dan konstituen PKS.

Bacaan Lainnya

“Program ini adalah bentuk kepedulian PKS dalam menjaga ketahanan pangan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu,” ujarnya.

Anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan I, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, keberadaan gudang pangan sangat penting dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok yang kerap membebani masyarakat.

“Ketika harga pangan tidak stabil, masyarakat yang paling terdampak. Gudang Pangan ini menjadi solusi konkret untuk menjaga akses dan keterjangkauan bahan pokok,” kata Habib Aboe.

Ia menambahkan, program ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil di tengah tekanan ekonomi.

“Ini bagian dari upaya menjaga kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya pangan,” tegasnya.

Konsep Gudang Pangan ini sendiri terinspirasi dari sistem lumbung pangan tradisional yang dulu menjadi andalan masyarakat dalam menjaga ketersediaan logistik secara mandiri.

“Semangatnya adalah menghidupkan kembali kearifan lokal dalam pengelolaan stok pangan,” tambahnya.

Menariknya, pembangunan dan operasional gudang ini sepenuhnya didukung oleh gotong royong para legislator PKS di Kalimantan Selatan. Pendanaan berasal dari kontribusi bersama anggota DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota dari PKS.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen para wakil rakyat dalam menghadirkan solusi langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat solidaritas internal partai dalam kerja-kerja pelayanan publik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *