Hima Persis Jakarta Timur Dukung Langkah Pemkot Jaktim dalam Menjaga Stabilitas Pasokan Elpiji Non Subsidi

Jakarta – Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS) Jakarta Timur menyampaikan dukungan terhadap langkah responsif Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam memastikan ketersediaan pasokan gas elpiji non-subsidi di tengah kenaikan harga energi yang terjadi secara nasional.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah melakukan penyesuaian harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi yang berdampak pada kenaikan harga tabung 12 kg dan 5,5 kg. Kenaikan ini merupakan implikasi dari dinamika global, termasuk fluktuasi harga energi dan tekanan rantai pasok internasional.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkot Jakarta Timur memastikan bahwa stok elpiji non- subsidi tetap aman dan tersedia bagi masyarakat. Langkah ini menjadi penting dalam menjaga stabilitas kebutuhan energi rumah tangga serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketua HIMA PERSIS Jakarta Timur, Daffa Alfajri, dalam pernyataannya menegaskan bahwa langkah yang diambil pemerintah daerah merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjawab keresahan Masyarakat.

“Kami melihat langkah Pemkot Jakarta Timur dalam memastikan ketersediaan elpiji non-subsidi sebagai kebijakan yang tepat dan responsif. Di tengah kenaikan harga, yang paling krusial adalah menjamin distribusi tetap berjalan lancar agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat. Ini penting untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan rumah tangga,” ujar Daffa Alfajri, Sabtu (25/4/26).

Lebih lanjut, Kepala Bidang Politik dan Kebijakan Publik HIMA PERSIS Jakarta Timur, Adhil Ramadhan TJ, S.Ag, menekankan pentingnya pengawasan dalam implementasi kebijakan tersebut.

“Kami mendukung langkah ini, namun perlu diiringi dengan pengawasan distribusi yang ketat di lapangan. Potensi penimbunan dan permainan harga harus diantisipasi sejak dini. Selain itu, transparansi informasi kepada publik juga menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak pada kepanikan akibat isu kelangkaan,” ungkap Adhil.

HIMA PERSIS Jakarta Timur memandang bahwa kebijakan menjaga ketersediaan pasokan energi merupakan bagian dari upaya strategis dalam meredam gejolak pasar dan menjaga daya tahan ekonomi masyarakat di tengah tekanan global.
Sebagai organisasi kader, HIMA PERSIS Jakarta Timur berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan publik yang berpihak pada kemaslahatan umat serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi secara kolektif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *