Klarifikasi Nahkoda KM Sabuk Nusantara 92 Soal Tudingan Hidayat Dkk di Mabestv.com dan Sorotan.co.id

Sumenep – Bersama ini kami sampaikan bahwa pihak KM. Sabuk Nusantara 92 tidak membenarkan berita yang diunggah oleh media berita MABESTV.COM dan SOROTAN.CO.ID bahwa isi yang dilampirkan tidak sepenuhnya benar. Terkait dengan kondisi yang sebenarnya di KM. Sabuk Nusantara 92 pada voyage 10 tanggal 17 Maret 2026 perjalanan dari Kalianget pukul 09:30 menuju Masalembo tiba pukul 21:30.

1. KM. Sabuk Nusantara 92 berlayar dengan jumlah penumpang 292 jiwa, serta dimana kondisi AHU di deck 1 tidak berfungsi dengan baik dan pihak kapal sudah melakukan perbaikan mandiri namun tidak bisa maksimal sehingga penumpang yang berada di deck 1 tidak merasa nyaman. Penumpang atas nama Hidayat dan rekan membuat kondisi dikapal tidak kondusif dengan mengintimidasi awak kapal. serta memprovokasi penumpang lainnya untuk menyuarakan ketidak nyamanannya saat pelayaran.

2. Juru Mudi jaga melakukan patroli untuk memastikan keamanan kapal ditemukan Hidayat dan beberapa penumpang dari deck 1 yang sedang beristirahat di mushola, oleh juru mudi jaga sudah dihimbau untuk tidak menggunakan tempat ibadah untuk beristirahat. Saat waktu sholat ashar beberapa penumpang merasa terganggu dengan penumpang lain yang menjadikan mushola sebagai tempat beristirahat dan mengobrol, penumpang tersebut melaporkan kejadian ini kepada pihak kapal di anjungan. Dan pihak kapal melakukan pengecekan ulang ke mushola dan memohon untuk keluar dari mushola agar dapat dipergunakan sebagai tempat ibadah, namun penumpang atas nama Hidayat dan Mar’ie tersebut tidak mengindahkan teguran dari awak kapal sehingga Nakhoda turun untuk menegur langsung tapi penupang tersebut tidak mengindahkan juga arahan dari nakhoda. Karena penumpang ini tidak kooperatif Nakhoda melaporkan kejadian tersebut ke Syahbandar Masalembo dengan tujuan memediasi dan mengantisipasi agar kejadian ini tidak terulang kembali.

3. Tangal 27 maret 2026 dari Masalembo/3 tujuan Kalianget/1 Jam 22.00 WIB KM. Sabuk Nusantara 92 melakukan embarkasi ternyata orang tersebut atas nama Hidayat hendak berangkat dengan armada KM. Sabuk Nusantara 92 terpantau oleh crew dan dilaporkan kepada nakhoda, nakhoda memanggil orang tersebut dan mengikut sertakan Syahbandar ke anjungan dan melakukan mediasi untuk memastikan orang tersebut tidak menimbulkan kegaduhan, namun orang tersebut tetap ingin menempati mushola, dan Nakhoda tidak membenarkan hal tersebut kemudian diberikan opsi:
a. Dipersilahkan ikut dengan armada KM. Sabuk Nusantara 92 tetapi harus mengikuti aturan.
b. Jika tidak mau mengikuti aturan yang ada dipersilahkan ikut armada kapal lain. Namun mereka memilih untuk turun, sehingga dianggap tidak ingin mengikuti aturan kapal yang sudah dibuat.

4. Tidak benar Nakhoda mengusir penumpang, karena mereka ingin mengikuti KM. Sabuk Nusantara 92 namun tidak mau mengikuti aturan yang ada.

Demikian disampaikan kejadian yang sebenar-benarnya dan dapat dipertanggung jawabkan sebagaimana mestinya, Nakhoda serta seluruh crew KM. Sabuk Nusantara 92 berkomitmen melayani masyarakat dengan baik. Atas perhatian dan kejasamanya kami ucapkan limpah terimakasih.

Mengetahui,

AMRI
Nahkoda

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *