JAKARTA – BELA RAKYAT – Kekurangan guru nasional yang mencapai ratusan ribu orang menjadi sorotan Komisi X DPR RI. Wakil Ketua Komisi X, MY Esti Wijayati, meminta pemerintah segera menyusun roadmap atau peta jalan pemenuhan guru yang komprehensif dan terukur.
Desakan itu disampaikan Esti saat Rapat Kerja Komisi X dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin, 21 September 2026. Agenda rapat membahas penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kemendikdasmen TA 2027 hasil pembahasan Banggar DPR.
Menurut Esti, data yang diterima Komisi X menunjukkan defisit guru secara nasional mencapai 464.856 orang, dengan rincian 224.454 formasi di antaranya benar-benar kosong tanpa pengajar.
“Angka kekosongan 224 ribu lebih ini tidak bisa dibiarkan. Kita butuh kajian mendalam untuk memetakan kekurangannya,” kata Esti.
Politisi PDI-Perjuangan tersebut menekankan, pemetaan harus dilakukan secara detail. Tidak cukup hanya menyebut jumlah, tapi harus dirinci berdasarkan mata pelajaran yang kosong, jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, hingga sebaran wilayahnya.
“Harus jelas, mata pelajaran apa yang paling krisis, di jenjang apa, dan di daerah mana. Dari situ baru kita bisa susun rencana aksi yang tepat,” ujarnya.
Esti menambahkan, adanya roadmap yang jelas akan menjadi dasar kuat untuk perencanaan anggaran di tahun-tahun mendatang. Pemenuhan guru tidak bisa hanya mengandalkan alih status dari honorer ke PPPK atau PPPK ke PNS melalui seleksi.
“Perlu strategi besar dan dukungan anggaran yang pasti. Jangan sampai persoalan kekurangan guru ini terus berulang tanpa ada penyelesaian yang sistematis,” pungkasnya.






