Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Anggota DPR RI, F-PKS, Kalimantan Selatan I
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي، وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka ia telah mencintaiku. Dan barangsiapa yang mencintaiku, maka ia akan bersamaku di dalam surga.” (HR. Tirmidzi)
Berikut adalah 7 Amalan Sunnah yang sering diabaikan, lengkap dengan dalil dan cara mengamalkannya agar ringan dan istiqomah.
1. Shalat Tahajud – Curhat Terbaik di Sepertiga Malam
Ini adalah shalatnya para kekasih Allah. Saat semua orang terlelap, kamu bangun untuk berduaan dengan-Nya.
Dalilnya:
Allah berfirman:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
“Dan pada sebagian malam hari shalat Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” [QS. Al-Isra: 79]
Rasulullah SAW bersabda: “Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam (Tahajud).” [HR. Muslim]
Kenapa sering diabaikan? Karena ngantuk dan lelah.
Cara agar ringan: Jangan langsung target 11 rakaat. Mulai 2 rakaat + witir 1 rakaat saja. Pasang alarm 20 menit sebelum Subuh. Niatkan sebelum tidur. Allah menilai keistiqomahan, bukan banyaknya.
2. Tilawah Al-Qur’an Setiap Pagi – Sarapan Hati
Kita sarapan untuk jasad, tapi sering lupa sarapan untuk ruh. Padahal satu huruf Al-Qur’an itu 10 kebaikan.
Dalilnya:
وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
“Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.” [QS. Al-Muzzammil: 4]
Rasulullah SAW bersabda: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” [HR. Muslim]
Cara agar ringan: Jangan target 1 juz langsung. Mulai 1 halaman setelah Subuh. Yang penting rutin. Lebih baik sedikit tapi setiap hari daripada banyak tapi setahun sekali. Gunakan Al-Qur’an terjemah agar merenungi artinya.
3. Shalat Berjamaah Tepat Waktu, Terutama Subuh dan Isya
Ini adalah barometer keimanan. Shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah Subuh dan Isya.
Dalilnya:
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’ (berjamaah).” [QS. Al-Baqarah: 43]
Rasulullah SAW bersabda: “Seandainya manusia mengetahui pahala yang ada pada shalat Isya dan Subuh berjamaah, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun harus dengan merangkak.” [HR. Bukhari & Muslim]
Cara agar ringan: Jadikan masjid sebagai rumah kedua. Kalau belum bisa 5 waktu di masjid, kunci dulu Subuh dan Isya. Matikan dunia 10 menit saat adzan berkumandang.
4. Shalat Dhuha – Pembuka Pintu Rezeki
Dhuha adalah shalatnya orang-orang yang kembali kepada Allah. Waktunya mulai 15 menit setelah matahari terbit hingga 10 menit sebelum Dzuhur. Waktu terbaik jam 9-11 pagi.
Dalilnya: Rasulullah SAW bersabda: “Di pagi hari setiap persendian kalian wajib bersedekah. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah… dan itu semua cukup diganti dengan dua rakaat Dhuha.” [HR. Muslim]
Allah berfirman dalam hadits Qudsi: “Wahai anak Adam, rukuklah untuk-Ku empat rakaat di awal siang, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu di sore harinya.” [HR. Ahmad & Abu Dawud]
Cara agar ringan: Kerjakan 2 rakaat saja di sela kerja. Niatkan sebagai sedekah untuk 360 persendian tubuhmu setiap hari.
5. Sedekah Harian – Meski Sedikit
Bukan soal jumlahnya, tapi soal rutinitasnya. Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, apalagi di bulan Ramadhan.
Dalilnya:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai…” [QS. Al-Baqarah: 261]
Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah datang satu pagi kecuali ada dua malaikat yang turun, salah satunya berdoa: Ya Allah berikanlah ganti bagi orang yang berinfak. Dan malaikat satunya berdoa: Ya Allah berikanlah kehancuran bagi orang yang pelit.” [HR. Bukhari & Muslim]
Cara agar ringan: Siapkan celengan sedekah Subuh di rumah. Isi Rp 2.000 – Rp 5.000 tiap habis Subuh. Akhir pekan salurkan. Atau transfer otomatis tiap pagi. Sedikit tapi malaikat doakan setiap hari.
6. Menjaga Wudhu – Senjata Orang Mukmin
Wudhu bukan hanya syarat shalat, tapi pelindung dari maksiat dan penghapus dosa. Wajah orang yang menjaga wudhu akan bercahaya di hari kiamat.
Dalilnya: Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” [QS. Al-Baqarah: 222]
Rasulullah SAW bersabda: “Istiqomahlah kalian, dan kalian tidak akan mampu menghitung pahalanya. Ketahuilah sebaik-baik amalan kalian adalah shalat, dan tidaklah menjaga wudhu kecuali orang mukmin.” [HR. Ibnu Majah, shahih]
Kisah Bilal bin Rabah: Rasulullah mendengar suara sandal Bilal di surga karena Bilal selalu menjaga wudhu dan shalat 2 rakaat setelahnya.
Cara agar ringan: Setiap batal, langsung wudhu lagi. Berat di awal, tapi lama-lama jadi kebiasaan. Hati jadi lebih terjaga, lisan lebih terkontrol.
7. Istighfar dan Dzikir Harian – 70 Sampai 100 Kali
Padahal Rasulullah SAW yang sudah dijamin surga saja tidak pernah kurang dari 70-100 kali istighfar dalam sehari. Lalu bagaimana dengan kita yang penuh dosa?
Dalilnya:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا * وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ
“Maka aku katakan kepada mereka: Mohon ampunlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu…” [QS. Nuh: 10-12]
Rasulullah SAW bersabda: “Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali.” [HR. Bukhari]
Cara agar ringan: Basahi lisan dengan 3 dzikir ringan:
1. Astaghfirullah 100x
2. Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adzim
3. Laa ilaaha illallah
Kerjakan sambil di motor, sambil masak, sambil menunggu. Bukan butuh waktu khusus, tapi butuh hati yang ingat.
Penutup
Sobat, sunnah itu bukan beban tambahan. Sunnah adalah cinta. Allah berfirman:
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
“Katakanlah: Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” [QS. Ali Imran: 31]
Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Mulai hari ini:
1. Malam ini Tahajud 2 rakaat.
2. Besok pagi tilawah 1 halaman.
3. Subuh besok berjamaah.
4. Jam 8 pagi Dhuha 2 rakaat.
5. Sisihkan Rp 2.000 sedekah Subuh.
6. Jaga wudhu.
7. Dan istighfar 100x.
Semoga Allah mudahkan kita untuk menghidupkan sunnah yang hampir mati ini. Semoga kita termasuk orang yang dirindukan Rasulullah dan dikumpulkan bersama beliau di surga.
Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.
Silakan share tulisan ini, siapa tahu menjadi amal jariyah untuk kita semua.






