Wihaji: Pembagian Sembako HUT ke-62 Bukan Soal Besar Kecil Bantuan, tapi Kepekaan Golkar Bela Rakyat

JAKARTA – BELA RAKYAT – Dalam rangkaian pembagian sembako HUT ke-62 Partai Golkar, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Wihaji menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan tradisi dan jati diri partai berlambang pohon beringin untuk selalu hadir bersama rakyat.

Kegiatan pembagian sembako ini merupakan bagian dari instruksi langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Bapak Bahlil Lahadalia yang meminta seluruh perayaan HUT ke-62 digelar secara sederhana, bersahaja, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Secara nasional, Partai Golkar menyiapkan 620.000 paket sembako yang disalurkan secara bertahap di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program tersebut dimulai sejak 20 Oktober 2026 dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dan donor darah, dilanjutkan pembagian sembako gratis pada 25 Oktober.

Tradisi Golkar Hadir di Setiap Momentum Penting

Wihaji menyampaikan pesan Ketua Umum bahwa aksi berbagi seperti ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“Dalam pembagian sembako rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar kami menyampaikan pesan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia bahwa kegiatan seperti ini sudah menjadi tradisi Golkar yang selalu hadir pada setiap momentum penting,” ujar Wihaji seperti dikutip dari Instagram Wihaji.

Menurutnya, Golkar ingin memastikan perayaan ulang tahun tidak berhenti pada seremoni di kantor DPP, melainkan dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat bawah.

Ukurannya Bukan Besar Kecilnya Bantuan

Lebih jauh, Wihaji menekankan filosofi yang diwariskan Ketua Umum tentang makna bantuan sosial.

“Ukurannya bukan besar atau kecilnya bantuan tetapi kepekaan memahami suasana kebatinan dan kebutuhan rakyat hari ini,” tegasnya mengutip arahan Bahlil.

Ia menjelaskan, instruksi Ketua Umum Bahlil adalah agar bansos tidak menjadi kegiatan musiman menjelang pemilu saja, melainkan wujud syukur atas perjalanan 62 tahun Partai Golkar. Karena itu penyaluran difokuskan kepada kelompok masyarakat paling membutuhkan dan profesi rentan.
Meringankan Beban Keluarga Penerima
Menutup keterangannya, Wihaji berharap bantuan yang disalurkan dapat memberi manfaat nyata.

“Semoga sembako yang kami bagikan dapat meringankan kebutuhan keluarga penerima dan menjadi bagian dari langkah Golkar untuk terus hadir bersama rakyat,” pungkasnya.

Rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar sendiri akan berpuncak pada apel akbar di Bandung pada 29 November 2026 mendatang dengan melibatkan 62.000 kader, dan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan turut diundang. Selain sembako, rangkaian kegiatan juga mencakup pembersihan rumah ibadah, layanan kesehatan gratis, dan Fun Run 6,2 kilometer di seluruh daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *