Wihaji Tutup Ormas MKGR Open Padel 2026, Dorong MKGR Hadirkan Kegiatan Kekinian yang Dekat Rakyat

JAKARTA – BELA RAKYAT –  Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Dr. H. Wihaji, S.Sos., M.Si. resmi menutup rangkaian Ormas MKGR Open Padel 2026, Sabtu (15/8/2026). Turnamen padel tersebut berlangsung selama dua hari dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wihaji yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar hadir mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam acara penutupan yang digelar di Aera Padel Halim, Jalan Raya Halim Perdanakusuma No. 1A 1, RT 2/RW 8, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13650.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wihaji menyampaikan bahwa sejatinya Bahlil Lahadalia dijadwalkan hadir secara langsung untuk menutup turnamen. Namun, karena terdapat tugas negara yang tidak dapat ditinggalkan, Bahlil meminta Wihaji untuk mewakilinya.

“Malam ini sebenarnya Ketum mau datang, Mas Bahlil ganteng, sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Tapi karena ada kegiatan yang tidak mungkin ditinggalkan, tugas negara, maka beliau meminta saya untuk mewakili beliau menutup acara Ormas MKGR Open Padel Tahun 2026,” ujar Wihaji.

Wihaji mengatakan amanah tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap agenda Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus menunjukkan perhatian Partai Golkar terhadap kegiatan yang diselenggarakan Ormas MKGR.

Padel Jadi Ruang Kebersamaan dan Gotong Royong

Menurut Wihaji, turnamen padel tidak sekadar menjadi ajang pertandingan olahraga. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, persatuan, kolaborasi, dan semangat gotong royong.

Ia menilai olahraga memiliki karakter yang sangat sesuai dengan nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasi Ormas MKGR.

“Semangatnya adalah kolaborasi, kemudian persatuan-kesatuan, kebersamaan, gotong royong, saling membahu seperti main padel tadi. Kerja sama antara dua belah pihak, saling pukul, berbagai macam pukulan, tetapi hasilnya bagus,” kata Wihaji.

Ia menilai suasana kompetisi yang sehat justru dapat memperkuat hubungan antarkader dan peserta. Kemenangan dan kekalahan dalam pertandingan, menurutnya, harus ditempatkan sebagai bagian dari proses membangun sportivitas dan persaudaraan.

Karena itu, Wihaji berharap Ormas MKGR ke depan tidak hanya dikenal melalui kegiatan rapat dan konsolidasi organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

MKGR Harus Hadir dengan Kegiatan yang Disukai Anak Muda

Wihaji menegaskan bahwa organisasi harus mampu membaca perubahan zaman, termasuk memahami karakter generasi muda dan masyarakat saat ini.

Ia menyebut kegiatan olahraga seperti padel dapat menjadi salah satu cara MKGR membangun suasana organisasi yang lebih segar dan kekinian.

“Harus ada kegiatan-kegiatan yang baru, tidak hanya rapat-rapat saja. Kita bikin kegiatan yang memberikan semangat suasana kebatinan anak muda, Gen Z,” ujarnya.

Ke depan, Wihaji membuka peluang agar kegiatan serupa digelar secara bergilir di berbagai daerah. Tidak hanya padel, tetapi juga olahraga lain yang lebih dekat dengan masyarakat.

Next time tidak hanya padel. Padel bisa, nanti run bisa, bisa sepak bola plastik juga, ala-ala kampung, olahraga-olahraga kerakyatan,” katanya.

Lebih lanjut, Wihaji menjelaskan, pendekatan tersebut penting agar MKGR semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memahami kebutuhan serta aspirasi rakyat.

“MKGR harus bertransformasi, mengerti kebutuhan suasana kebatinan rakyat Indonesia yang saya kira butuh kegiatan-kegiatan yang menyenangkan, disentuh masyarakatnya, didengarkan curhatnya,” tutur Wihaji.

Jawa Barat Jadi Tuan Rumah Piala Bergilir Tahun Depan

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga mengumumkan rencana penyelenggaraan Ormas MKGR Open Padel pada tahun berikut 2027 mendatang.

Jika pada 2026 turnamen berlangsung di Jakarta, maka penyelenggaraan berikutnya direncanakan berpindah ke Jawa Barat. Kok bisa?

Keputusan itu disampaikan Wihaji setelah Jawa Barat tampil sebagai juara umum dalam gelaran tahun ini.

“Insya Allah tahun depan tuan rumahnya tidak di Jakarta. Karena Jawa Barat juara umum, maka tahun depan kita putuskan piala bergilirnya di Jawa Barat,” kata Wihaji yang langsung mendapat respons positif dari peserta dan undangan.

Ia meminta jajaran panitia mulai mempersiapkan penyelenggaraan sejak dini sehingga turnamen tahun depan dapat berlangsung lebih meriah.

Sinta Widyana-Zulfikar dan Jojo Sujono-Riza Pahlevi Jadi Juara

Ormas MKGR Open Padel 2026 mempertandingkan sejumlah kategori. Berdasarkan hasil pertandingan dan penyerahan hadiah, dua pasangan keluar sebagai juara pada kategori yang diumumkan dalam acara penutupan.

Pada kategori Mix Doubles, pasangan Sinta Widyana dan Zulfikar berhasil keluar sebagai Juara 1 (Champion).

Sementara posisi Juara 2 (Runner-up) ditempati pasangan Umar Aryo Seno dan Tiyas Fauzia.

Sedangkan pada kategori Men’s Doubles, gelar juara diraih pasangan Jojo Sujono dan Riza Pahlevi.

Pasangan Indra Ahmad dan Nicolas Andreano harus puas sebagai Juara 2 (Runner-up).

Wihaji memberikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan peserta yang telah mengikuti pertandingan selama dua hari.

Ia menyebut wajah para juara terlihat penuh kebahagiaan meskipun harus melewati pertandingan yang melelahkan.

“Selamat kepada para pemenang. Wajahnya berseri walaupun capek. Insya Allah capeknya hilang ketika mendapatkan piala,” ujarnya.

Namun, Wihaji menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan semata-mata mengejar kemenangan.

Ia berharap padel dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan, memperluas jaringan pertemanan, sekaligus menjadi sarana memperkuat kebersamaan keluarga besar MKGR.

Wihaji Sampaikan Duka atas Gempa NTT

Di tengah suasana penutupan yang penuh kegembiraan, Wihaji juga mengajak seluruh peserta dan keluarga besar Ormas MKGR memberikan perhatian terhadap musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang terdampak, khususnya warga di Flores.

“Walaupun kita kegiatan yang menyenangkan, karena tadi pagi ada kejadian gempa di Nusa Tenggara Timur, maka saya selaku Ketua Umum dan keluarga besar Ormas MKGR berbela sungkawa, ikut prihatin dan berduka atas peristiwa gempa di Nusa Tenggara Timur, di Flores,” tutur Wihaji.

Wihaji mengatakan Ormas MKGR tidak ingin hanya berhenti pada penyampaian rasa prihatin. Ia berkomitmen mendorong jajaran MKGR di NTT agar segera turun membantu masyarakat terdampak.

Ia bahkan menyampaikan rencana memberikan dukungan agar jajaran MKGR di NTT dapat bergerak di lapangan.

“Saya nanti akan menyumbang untuk MKGR yang ada di Nusa Tenggara Timur biar bisa mengeksekusi warga kita yang ada di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Wihaji juga meminta jajaran pengurus untuk segera berkoordinasi dengan MKGR NTT.

“Lebih cepat lebih baik. Saya berharap mulai besok Ormas MKGR yang ada di wilayah tersebut bisa bergerak, bahu-membahu kerja sama dengan yang lain untuk membantu masyarakat yang ada di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Sebagai informasi, uang pembinaan yang diraih juara 1 dipersembahkan untuk korban bencana NTT. Daniel Muttaqien selaku sekretaris MKGR menyerahkan ke pengurus MKGR NTT.

“Semua uang pembinaan dari kami (juara 1) baik mix doubles atau man doubles semua untuk donasi NTT,” ungkap Daniel disambut ucapan para hadiri ‘subhanallah dan tepuk tangan.

Apresiasi Panitia yang Berjibaku Selama Dua Hari

Sementara itu, Ketua Panitia Ormas MKGR Open Padel 2026, Bambang Hermanto (Bahar), mendapat apresiasi khusus atas suksesnya penyelenggaraan turnamen dari MKGR.

Wihaji menilai panitia telah bekerja keras selama dua hari untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bambang Hermanto dan seluruh jajaran kepanitiaan yang telah berjibaku menyiapkan kegiatan dalam waktu yang relatif singkat.

“Terima kasih kepada Ketua Panitia, luar biasa dua hari nongkrongin. Bang Bambang Hermanto, sukses, luar biasa,” ujar Wihaji.

Apresiasi tersebut juga diberikan kepada seluruh panitia yang dinilai mampu membangun kerja sama secara kompak sehingga Ormas MKGR Open Padel 2026 dapat berjalan lancar.

Bagi Wihaji, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kekompakan seluruh unsur yang terlibat, mulai dari panitia, peserta, pengurus MKGR, sponsor hingga para tamu undangan.

Dihadiri Senior Golkar dan Sejumlah Tokoh

Penutupan Ormas MKGR Open Padel 2026 turut dihadiri sejumlah senior, kader, pengurus, serta tokoh yang memiliki keterkaitan dengan Partai Golkar dan Ormas MKGR.

Wihaji menyampaikan apresiasi kepada Menteri P2MI Mukhtaruddib, Wakil Ketua Umum  DPP Partai Golkar Fahd Araffiq, dan  para senior yang hadir.  Antara lain Bang Lukman, Bang Nusron, Afriansyah Noor, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, serta sejumlah anggota DPR RI dan jajaran pengurus MKGR dari berbagai daerah.

Sejumlah anggota DPR RI yang disebut dalam sambutan antara lain Juddy Hasry, Danil, Rani, Fahruddin, Zigo, Alfrozi, dan sejumlah tokoh lainnya.

Kehadiran jajaran pengurus daerah juga menjadi bagian penting dalam memperkuat silaturahmi keluarga besar Ormas MKGR.

Wihaji menyebut terdapat pengurus DPD Ormas MKGR dari sejumlah provinsi yang hadir dan ikut meramaikan turnamen tersebut.

Hadirkan Semangat Baru untuk Ormas MKGR

Wihaji mengatakan Ormas MKGR harus terus melakukan transformasi agar mampu menjawab perkembangan zaman.

Sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, MKGR menurutnya memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ia menilai kegiatan olahraga dan sosial dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kehadiran organisasi di tengah masyarakat.

“Kegiatan-kegiatan olahraga dan kegiatan-kegiatan sosial,” kata Wihaji, merupakan bagian dari cara MKGR menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar MKGR untuk terus menjaga kebersamaan dan tidak terjebak pada perbedaan internal.

Menurutnya, seluruh elemen organisasi yang memiliki semangat pengabdian harus dapat bekerja sama untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Terima Kasih kepada Sponsor dan Seluruh Peserta

Dalam penutupan tersebut, apresiasi juga disampaikan kepada seluruh sponsor yang mendukung terlaksananya Ormas MKGR Open Padel 2026.

Dukungan sponsor menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan turnamen yang digelar selama dua hari tersebut berjalan dengan lancar.

Pada bagian akhir sambutannya, Wihaji kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, tamu undangan, sponsor, serta jajaran pengurus MKGR dari berbagai daerah.

“Terima kasih bagi semua panitia, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas berjibakunya selama dua hari dalam bikin kegiatan Ormas MKGR Open 2026,” katanya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dan meminta mereka terus memberikan kontribusi terbaik.

“Selamat kepada para pemenang dan terus untuk bekerja yang terbaik memberikan kontribusi buat bangsa dan negara, khususnya di Ormas MKGR,” ujar Wihaji.

Dengan mengucapkan hamdalah, Wihaji kemudian secara resmi menutup Ormas MKGR Open Padel 2026.

“Dengan membaca alhamdulillah, maka Ormas MKGR Open 2026 secara resmi saya tutup. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin,” ucapnya.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan salam dan doa. Gelaran dua hari tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa Ormas MKGR di bawah kepemimpinan Wihaji mulai mendorong pola kegiatan organisasi yang lebih terbuka, sportif, kreatif, dekat dengan generasi muda, sekaligus tetap berorientasi pada semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.

Penyelenggaraan Ormas MKGR Open Padel 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda olahraga semata, melainkan menjadi awal dari berbagai kegiatan kreatif dan sosial yang akan digelar MKGR di berbagai daerah Indonesia.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *