Romantis di Bulan Ramadan, Idris Laena Rayakan 37 Tahun Cinta Bersama Lily di Lume Coffee

Lily & Idris Laena saat memberi sambutan di acara 37 Years Wedding Anniversary Lily & Idris Laena (foto; Habibie)

JAKARTA SELATAN – Nuansa hangat dan romantis terasa di Lume Coffee, Gedung Wisma Laena, Jl Abdullah Syafii, Tebat, Jakarta Selatan, Ahad (1/3/2026). MantanbAnggota DPR RI 4 periode Idris Laena bersama sang istri tercinta Lily, menggelar syukuran 37 tahun pernikahan yang dirangkai dengan buka puasa bersama keluarga dan sahabat terdekat.

Dekorasi bernuansa biru mendominasi ruangan, selaras dengan makna yang disampaikan Idris dalam sambutannya.

“Warna biru ini menandakan usia pernikahan kami sudah 37 tahun. Sudah matang, sudah dewasa,” kata Idris dengan senyum hangat, disambut tepuk tangan para tamu.

Momen tersebut menjadi kilas balik perjalanan cinta keduanya yang dimulai sejak bangku kuliah. Idris mengungkapkan, ia menikahi Lily pada 25 Desember 1988 saat masih berstatus mahasiswa. “Ibu Lily waktu itu semester satu, saya semester empat. Kami menikah muda, jadi sekarang sudah lebih dulu menikmati cucu,” katanya berseloroh, memancing tawa hadirin.

Perayaan ini sejatinya direncanakan pada akhir Desember lalu. Namun karena kondisi kesehatan sang ayah yang menurun, acara tersebut ditunda. Idris mengaku memilih fokus mendampingi ayahnya hingga akhir hayat.

“Allah punya rencana lain. Ayah kami wafat pada pertengahan Februari. Kami berduka, tetapi kami percaya ini yang terbaik,” ucapnya dengan suara bergetar.

Meski sempat diliputi kesedihan, pasangan ini akhirnya sepakat tetap menggelar acara sederhana di awal Ramadan sebagai ungkapan syukur sekaligus ajang silaturahmi. Bagi Idris, perayaan bukan sekadar angka tahun pernikahan, melainkan cara merawat kenangan dan menjaga cinta tetap hidup.

“Ini bukan soal 37 tahun, tapi bagaimana rasa cinta yang dulu itu tetap kita rawat sampai sekarang,” tuturnya.

Ia juga berbagi cerita tentang perjuangannya menikah di usia muda, termasuk tantangan restu orang tua. Namun waktu membuktikan bahwa pilihan tersebut membawa kebahagiaan. “Saya tetap menghormati orang tua saya. Hubungan kami sangat baik sampai sekarang,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat berjamaah di ruangan belakang kafe. Suasana penuh keakraban, canda, dan doa menjadi penutup manis perayaan 37 tahun perjalanan cinta Idris dan Lily—sebuah kisah yang terus bertumbuh di setiap fase kehidupan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *