Type to search

Giat DPR

Anggota DPR Ini Ajak Milenial Padang Kelola Bisnis Pertanian Perkotaan

Share

PADANG – Anggota DPR RI Dapil Sumbar I Hermanto dalam kunjungan kerjanya di daerah pemilihan berkesempatan berbicara dihadapan kaum milenial yang hadir mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Bagi Petani dan Penyuluh di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat di Padang akhir pekan ini. Ia mengajak milenial Padang agar tidak ragu menekuni sektor pertanian.

“Sektor pertanian bila ditekuni dengan serius bisa mendatangkan penghasilan yang tidak kalah dengan sektor lain. Ada milenial yang menekuni bisnis pertanian, penghasilannya ratusan juta sebulan,” ujar Hermanto.

Lebih jauh Hermanto mengungkapkan, saat ini Indonesia sedang mengalami bonus Demografi dimana penduduk usia produktif jauh lebih banyak dibandingkan penduduk usia non produktif. “Kondisi ini harus dikelola sebaik-baiknya. Jangan sampai kita kehilangan momentum yang sangat baik ini,” ujar legislator dari FPKS ini.

Penduduk usia produktif tersebut mesti tersebar menekuni semua sektor kehidupan termasuk sektor pertanian. “Di masa pandemi Covid-19 ini, sektor pertanian mengalami pertumbuhan positif sementara sektor lain mengalami pertumbuhan negatif. Saat ini, sektor pertanian menunjukkan keunggulan dibandingkan sektor lain,” tutur Hermanto.

Hadir memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Gubernur meminta agar pemilik tanah di kota Padang tidak membiarkan tanahnya menganggur. Kalau masih belum mau dipakai agar dipinjamkan kepada mereka yang siap menggarapnya.

“Setelah kegiatan ini para milenial Padang mestinya diberi pinjaman tanah garapan untuk dikelola dengan konsep pertanian perkotaan,” ucapnya.

Disamping Hermanto dan Irwan Prayitno, hadir juga sebagai pembicara: Joni Jafri dari Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Zulhaq Ramadhan (pemilik Serua Farm dan Hidroponikita, Jakarta) dan Anggota DPRD Kota Padang Pun Ardi. (Joko)

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *