Santapan Rohani dan Jasmani: Hasbullah Fudail Silaturahmi ke Rumah Cuklik Kediaman Agun Gunanjar Sudarsa

BOGOR – BELA RAKYAT – Momen penuh kehangatan dan makna terjadi pada Rabu pagi, 1 Oktober 2026. Tokoh muda, Hasbullah Fudail bersilaturahmi ke kediaman politisi senior, Bapak Agun Gunandjar Sudarsa di Rumah Cuklik.

Silaturahmi tersebut diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah di Masjid Rumah Cuklik, yang dikenal dengan nama Masjid Aki Sukemi. Masjid yang berada di dalam kawasan Rumah Cuklik itu memberikan suasana yang indah, tenang, dan asri di pagi hari.

Bacaan Lainnya

Dalam unggahannya, Hasbullah Fudail yang akrab disapa Sakang Dwil mengungkapkan rasa syukurnya bisa diterima langsung oleh Agun Gunanjar.

“Hari ini, 1 Oktober 2026, saya mendapat kesempatan untuk diterima oleh Bapak Agun Gunandjar Sudarsa di kediaman Rumah Cuklik. Sebuah pagi yang sangat berkesan dan penuh makna,” tulis Hasbullah.

Tak hanya santapan jasmani, silaturahmi itu juga menjadi santapan ruhani. Hasbullah dan rombongan disuguhi nasi goreng dan durian hasil kebun Rumah Cuklik yang tengah berbuah.

Lebih dari itu, Agun Gunanjar memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga keseimbangan tiga hubungan utama dalam kehidupan: Habluminallah, Habluminannas, dan Habluminal ‘alam — hubungan manusia dengan Allah SWT, dengan sesama manusia, dan dengan alam semesta.

“Pesan yang begitu berharga tentang pentingnya menjaga keseimbangan habluminallah, habluminannas, dan habluminal ‘alam. Sebuah pengingat bahwa kehidupan bukan hanya tentang bagaimana kita mendekat kepada Sang Pencipta, tetapi juga bagaimana kita menghadirkan kebaikan bagi sesama serta menjaga dan merawat alam sebagai amanah dari Allah SWT,” ungkap Hasbullah.

Saling Mendoakan Almarhum Ayahanda

Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga memanjatkan doa untuk almarhum Ayahanda Agun Gunanjar, Mayor Inf. (Purn.) H. Imsya Sudarsa.

“Dan yang utama, kami turut memanjatkan doa untuk almarhum Ayahanda Pak Agun, Mayor Inf. (Purn.) H. Imsya Sudarsa. Semoga Allah SWT menerima iman dan Islam beliau, mengampuni segala khilaf dan dosa, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya,” tulisnya.

Agun Gunanjar dalam video yang dikutip dari Instagram Hasbullah Fudail juga menyampaikan terima kasih atas takziah dan doa tersebut.

“Sakang Dwil, saya berterima kasih, bersyukur Bapak setidaknya sudah takziah ke tempat kami, mendoakan almarhum ayahanda kami. Nah mudah-mudahan ayahanda kami dilapangkan kuburnya, diterangkan dan damai, bahagia di alam sana, insya Allah. Terima kasih,” ujar Agun.

Agun kemudian meminta kesan Hasbullah setelah melaksanakan salat Subuh di Masjid Aki Sukemi.

Menjawab hal tersebut, Hasbullah mengaku telah lama ingin berkunjung setelah sering dikirimi video suasana subuh di Rumah Cuklik.

“Saya pertama kali mengucapkan terima kasih banyak, Pak. Saya pertama kali sering dikirimin beliau setiap subuh-subuh. Itu yang paling membekas. Saya niatkan, Ya Allah, mudah-mudahan suatu saat saya bisa berkunjung. Dan alhamdulillah hari ini saya bisa datang,” jawab Hasbullah.

Bagi Hasbullah, Rumah Cuklik adalah miniatur kehidupan ideal. Kok bisa?

“Untuk beliau, saya selain mendapatkan santapan rohani, juga tadi santapan durian pagi-pagi yang kita makan ini. Duriannya lagi berbunga lagi nih. Jadi luar biasa bagi saya. Ini contoh negara sebenarnya kalau dikelola secara baik, masyarakat bisa hidup makmur dengan berbagai aktivitas tanpa merusak lingkungan, bisa berpadu harmonis. Bagaimana hablum minallah dan juga hablum minannas, dan termasuk dengan lingkungan hari ini. Bagi saya, ini adalah sebuah miniatur kehidupan yang luar biasa,” tuturnya.

Ia pun berharap konsep pengelolaan wilayah seperti Rumah Cuklik dapat direplikasi di berbagai daerah agar masyarakat lebih sejahtera tanpa merusak lingkungan.

Silaturahmi ditutup dengan doa bersama agar pertemuan tersebut menjadi jalan hadirnya keberkahan, ilmu, ketenangan, dan kebaikan yang terus mengalir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *