Annursyiah Cup IV Tuntas, PTM Annursyiah A Rebut Piala Bergilir Usai Duel Dramatis dengan Assalam

JAKARTA – Atmosfer kompetisi terasa kental dalam gelaran Annursyiah Cup IV yang resmi berakhir di halaman Annursyiah, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur, Ahad (15/2/2026). Turnamen tenis meja antar-perkumpulan ini menghadirkan partai final dramatis yang akhirnya dimenangkan PTM Annursyiah A.

Di laga puncak, PTM Annursyiah A berhadapan dengan PTM Assalam dalam pertandingan ketat yang berlangsung hingga lima partai. Skor akhir 3-2 memastikan Annursyiah A keluar sebagai juara I sekaligus membawa pulang kembali piala bergilir yang sebelumnya sempat direbut PTM Salteg.

Partai penentuan menjadi momen paling menegangkan. Tomo dari Annursyiah A harus bertarung habis-habisan melawan Mumtaz dari Assalam. Duel berlangsung sengit dengan reli-reli panjang dan saling kejar poin. Tomo akhirnya memastikan kemenangan 3-2, sekaligus mengunci gelar untuk timnya.

Sorak dukungan penonton yang memadati arena pertandingan menambah semarak suasana penutupan turnamen tahunan tersebut.

Sementara itu, PTM Assalam harus puas di posisi juara II setelah tampil konsisten sejak babak awal. Dua tim lainnya, PTM Salteg dan PTM Pasalom, berbagi posisi juara III bersama setelah sama-sama terhenti di semifinal.

Panitia menyediakan total uang pembinaan bagi para pemenang. Juara I memperoleh Rp3,5 juta, juara II menerima Rp2,5 juta, dan juara III bersama masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta.

Komisaris PTM Annursyiah, H. Ahmad Lutfi, dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan turnamen.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi. Pertandingannya sangat kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Ahmad.

Ia mengaku bangga karena piala bergilir kembali ke tangan Annursyiah setelah sebelumnya dibawa oleh Salteg.

“Sudah berjuang, piala bergilir kembali ke pangkuan setelah ke Salteg. Kita berjuang lagi tahun depan mempertahankan juara 1,” katanya penuh optimisme.

Ahmad juga berharap Annursyiah Cup dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai ajang pembinaan atlet tenis meja sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas olahraga.

Di sisi lain, Pendiri sekaligus Pembina PTM Assalam, H. Slamet Abdullah, turut memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen.

“Annursyiah Cup IV berjalan sukses. Pesertanya banyak dan kualitas pertandingannya sangat baik,” ujarnya.

Dengan nada santai, Slamet menyatakan tekad timnya untuk merebut gelar juara pada edisi berikutnya.

“Tahun depan PTM Assalam harus juara I, kita rebut piala dari Annursyiah,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Ia juga bersyukur timnya mampu mempertahankan posisi juara II seperti tahun sebelumnya. Pada edisi Annursyiah Cup III, final mempertemukan Assalam dan Salteg setelah Assalam menyingkirkan Salteg di semifinal.

Annursyiah Cup IV menjadi bukti bahwa turnamen komunitas mampu menghadirkan persaingan sehat, kualitas pertandingan yang kompetitif, serta memperkuat solidaritas antarperkumpulan tenis meja di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *