Type to search

Tanya DR Suharsono

Kenapa Saya Belum Sukses?

Share

Assalamualaikum wr wb Pak DR Suharsono

Perkenalkan saya Bayu Hermawan. Umur saya 35. Tinggal di Bekasi, Jawa Barat.
Saya beberapa tahun terakhir ini hingga kini buka usaha yang bergerak di bidang pelatihan, kursus bahasa Inggeris. Mirip seperti Bapak jalani. Bedanya saya belum sukses.

Yang saya ingin tahu bagaimana Bapak bisa sesukses sekarang ini dan sudah memiliki sekolah tinggi.

Saya ingin sukses seperti bapak. Apa yang harus saya lakukan supaya usaha saya yang saya jalani bisa sukses seperti bapak?
Saya sudah kerja keras membangun usaha saya. Tetapi kenapa saya belum sukses seperti bapak padahal usaha kita sama?
Terimakasih atas jawabannya Pak Doktor

Bayu Hermawan, Bekasi (08133****)

Jawaban:

Waalaikum salam ww.

Pertama, saya ingin mengajak pak Bayu untuk bersyukur sudah memiliki usaha kursus Bahasa Inggris. Untuk mendirikan usaha kan tidak mudah. Penuh perjuangan dan kerja berat hingga dapat berhasil seperti sekarang ini. Ini adalah bentuk keberhasilan yang pak Bayu lakukan.

Dari yang tidak ada menjadi ada seperti sekarang. Tugas berikutnya adalah menjadikan yang ada sekarang menjadi lembaga kursus yang diinginkan dalam satu atau dua tahun kedepan.

Pada saat saya berumur seperti pak Bayu, 35 tahun, saya juga belum seberhasil ketika umur 50 tahun. Mungkin kondisi lembaga saya sama dengan yang punya pak Bayu, atau bahkan tidak sebaik lembaga bapak. Pada umur tersebut saya mendapatkan pelatihan selama satu bulan dan diasramakan. Namanya Pelatihan Motivasi Berprestasi atau Achiement Motivation Training. Pelatihan inilah yang membuka pikiran saya untuk selalu berpikir positif, berpikir prestasi, dan berpikir kreatif.

Dengan pola pikir yang saya bangun saya menjadi manusia baru dengan pola pikir baru. Manusia dengan keinginan-keinginan baru. Manusia dengan motivasi baru untuk mewujudkan sesuatu yang baru dan bermakna.

Saya ingin memberikan beberapa saran untuk membuat lembaga kursus bapak berkembang. Saran yang saya sampaikan berdasarkan pengalaman dalam membangun dan mengembangkan kursus Bahasa Inggris BBC.

1. Menjadi diri yang lebih baik.

Persiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Lebih baik dari berbagai aspek. Hidup kita dan organisasi kita akan menjadi lebih baik hanya jika kita menjadi lebih baik. Pelajari berbagai kecakapan yang dapat menunjang kemajuan lembaga. Bangun pikiran dan karakter sukses pada diri sendiri. Ikuti pelatihan dan seminar yang dapat meningkatkan kompetensi pengelolaan kita. Bergaul dengan orang-orang sukses untuk mengambil pelajaran dari kesuksesan mereka.

2. Lihat dan amati lembaga-lembaga besar

Cari tahu kenapa mereka dapat berkembang besar. Amati bagaimana mereka memasarkan kursusnya. Bagaimana mereka melakukan pembelajaran. Bagaimana mereka membangun hubungan dengan peserta didik mereka. Bagaimana mereka menata ruang-ruang belajar dan ruang kantor mereka. Tiru dan implementasikan hasil pengamatan ke lembaga sendiri. Saya dulu mengadakan studi banding ke lembaga-lembaga besar di Jakarta, Singapore, bahkan sampai ke Australia dan Inggris.

3. Membuat perencanaan yang baik

Kesuksesan perlu direncanakan, bukan tiba-tiba sukses. Tidak ada sukses instant. Semuanya berproses secara bertahap. Perencanaan termasuk pembuatan visi jangka panjang, tujuan tahunan, dan target-target bulanan. Biasakan melakukan sesuatu yang sudah direncanakan. Plan your work and work your plan. Bikin visi yang membuat kita semangat untuk mengejarnya. Jabarkan visi kedalam tujuan tahunan. Apa yang mau kita capai tahun ini, tahun depan, dan seterusnya. Jabarkan tujuan kedalam target-target kecil yang berjangka pendek. Target akan membuat kita fokus.

4. Kegiatan yang terfokus

Semua kegiatan harian dan mingguan harus terfokus pada pencapaian target. Semua bagian dalam organisasi kita harus sibuk untuk mencapai target. Target harus jelas, terukur, dan jelas indicator ketercapaiannya. Biasakan mencapai target.

Pencapaian target adalah sukses kecil yang kita ciptakan. Sukses kecil yang dibuat terus menerus akan membentuk sukses menengah, yakni pencapaian tujuan yang berjangka tahunan. Sukses-sukses ini akan membentuk sukses besar, yakni pencapaian visi. Semua kegiatan harian di semua bagian organisasi adalah kegiatan penciptaan sukses-sukses kecil, yakni kegiatan pencapaian target kerja.

5. Biasakan berdoa srtiap kali melakukan kegiatan

Manusia memang hebat. Tetapi dibalik kehebatannya, manusia memiliki keterbatasan. Oleh karenanya kita harus melibatkan Dzat yang Maha Pemberi – Allah swt. Tugas kita adalah merencanakan, berikhtiar, dan bekerja keras mencapai keinginan kita. Tetapi kita serahkan hasilnya pada Yang Maha Kuasa. Kita berprasangka baik saja. Kalau belum sukses, mungkin waktunya belum tiba. Oleh karenanya kita harus berdoa setiap saat agar Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk berjuang meraih keinginan kita.

Semoga saran saya dapat membantu menemukan solusi meningkatkan dan memperbesar lembaga pak Bayu. Ingat, sukses itu berproses. Perlu direncanakan. Perlu dilakukan. Perlu dievaluasi hasilnya. Hasilnya harus mendekatkan kita pada tujuan. Bila tidak, ubah strategi dan pendekatannya. Lakukan lagi, dan lagi, dan lagi ……. Sampai di tujuan.

Selamat mencoba, pak Bayu. Kalau sudah sukses jangan lupa saya.

 

[ Kali ini DR Suharsono memberi kesematan buat Anda sekalian yang ingin curhat, ada personalan hidup yg susah diselesaikan terkait keluarga, karir, bisnis, keuangan dll.

Daftar pertanyaan bisa dihubungi Nomor what’s App 081364923457

Catatan: identitas bisa disembunyikan dan jawabannya dimuat di belarakyat.com

Terimakasih

Cc: DR SUHARSONO, MM, MPd]

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *