Type to search

Rakyat

Hermanto Buka Bimtek untuk Tanggulangi OPT Wereng dan Tikus

Share

PADANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Ahad (29/8/2021), membuka kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Penanggulangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Wereng Batang Coklat dan Tikus pada Tanaman Padi di Hotel Grand Zuri, Padang.

Sehari sebelumnya, Sabtu (28/8), kegiatan serupa juga digelar di Hotel Cavery, Bungus, Padang. Tujuannya, agar semua rakyat petani bisa lebih produktif bercocok tanam.

“Kegiatan ini merupakan tindak-lanjut dari aspirasi petani Padang yang dalam beberapa tahun belakangan ini mengeluh gagal panen karena serangan wereng. Tahun ini ditambah lagi dengan keluhan mengganasnya tikus,” papar Hermanto dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.

Negara, lanjut Hermanto, ingin meningkatkan produksi pertanian khususnya padi. “Banyak faktor yang menunjang peningkatan produksi pertanian, diantaranya kemampuan mengatasi OPT,” ucap legislator dari FPKS DPR ini.

Menurutnya, untuk meningkatkan produksi pertanian termasuk didalamnya mengatasi OPT perlu intervensi sains dan teknologi. “Kegiatan bimtek kali ini merupakan sarana untuk memperkenalkan sains dan teknologi terbaru kepada petani dan penyuluh dalam mengatasi OPT wereng dan tikus,” papar Hermanto.

Dalam kegiatan bimtek ini hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Sjafrizal, pakar wereng dari Universitas Andalas My Syahrawati dan pakar tikus dari Universitas Andalas Hasmiandy Hamid. “Kepada para narasumber diminta agar menyampaikan ilmu yang praktis yang mudah dicerna dan bisa diterapkan oleh petani,” tutur Hermanto.

“Kepada para peserta diminta serius mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir agar ilmu yang diperoleh hari ini bisa diterapkan besok di lahan sawah masing-masing,” pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini.

Dalam kegiatan tersebut Hermanto didampingi oleh tokoh muda setempat Dede Suhendi dan Okbar Sixtoni. (Joko)

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *