BARABAI – Anggota MPR RI Aboe Bakar Alhabsyi atau Habib Aboe menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Barabai, Selasa (17/3), yang dihadiri berbagai elemen masyarakat setempat.
Dalam pemaparannya, Habib Aboe menilai bahwa makna zakat sering kali dipahami sebatas ritual ibadah, padahal memiliki dampak sosial yang luas jika dikelola dan ditunaikan dengan baik.
“Zakat bukan sekadar kewajiban individu kepada Tuhan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Ini adalah fondasi kesetiakawanan sosial,” ujarnya.
Momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam berbagi. Kebutuhan masyarakat meningkat, sementara sebagian kelompok masih menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ia menekankan bahwa zakat yang ditunaikan secara tepat sasaran dapat membantu mengurangi ketimpangan sosial yang ada di masyarakat.
“Jika zakat dikelola dengan baik dan disalurkan kepada yang berhak, maka ini bisa menjadi solusi konkret untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu,” jelasnya.
Lebih jauh, Habib Aboe mengaitkan nilai-nilai zakat dengan semangat dalam Pancasila, khususnya sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menyebut, zakat mencerminkan praktik gotong royong yang sudah menjadi identitas bangsa.
“Dalam zakat ada nilai gotong royong, ada kepedulian, dan ada keadilan sosial. Ini selaras dengan nilai-nilai Pancasila yang harus terus kita hidupkan,” tambahnya.
Menurutnya, tantangan ke depan adalah bagaimana menjadikan zakat tidak hanya sebagai kewajiban musiman, tetapi sebagai budaya sosial yang berkelanjutan. Ia mendorong masyarakat untuk menjadikan kebiasaan berbagi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Jangan hanya saat Ramadan saja. Kalau zakat dan semangat berbagi ini menjadi kebiasaan, maka kekuatan sosial masyarakat akan semakin kokoh,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Habib Aboe mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, sebagai langkah nyata membangun kesejahteraan bersama.
“Dengan zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga memperkuat persaudaraan. Dari sinilah masyarakat yang adil dan sejahtera bisa terwujud,” pungkas Aboe Bakar Alhabsyi.






