Type to search

Tanya DR Suharsono

Cara Bangun Jaringan Bisnis Besar– Bagaimana Konkretnya?

Share

Selamat sore, pak Doktor Suharsono.

Saya seringkali mendengar istilah membangun jejaring. Dalam bisnis, dalam pergaulan, dalam bidang social, dsb.

Bagaimana konkritnya dalam bidang bisnis? Bapak bisa kasih contoh-contoh yang bapak lakukan dalam membangun jejaring di bisnis bapak? Jangan-jangan istilahnya saja yang keren, praktiknya tidak ada. Maaf!

Saya Doni Tarigan, 22 tahun, mahasiswa semester 4, perguruan tinggi swasta di Medan. Saya usaha kecil-kecilan dalam bidang handphone, komputer, dan alat-alat listrik lainnya. Orang tua punya toko dan menjual tekstil.

Dari dulu orang tua saya bisnisnya hanya itu, menjual tekstil di toko dan sudah lama sekali. Seumur saya lebih dari 20 tahun. Menurut saya bisnisnya tidak berkembang.

Katanya untuk membangun bisnis yang besar, kita harus membangun jejaring. Maksudnya saya belum begitu paham. Makanya saya minta pak Doktor kasih contoh konkret membangun jejaring dalam bidang bisnis yang bapak geluti.

Saya ingin mencontoh untuk mengembangkan usaha saya yang masih kecil ini. Saya tiidak mau punya bisnis yang stagnan. Yang itu-itu saja dan tidak berkembang.

Maaf ya pak Doktor, sekali-kali saya ngerjain bapak. Maksudnya, supaya saya bisa nyontoh yang baik-baik. Saya orang Medan, dan suka langsung, tidak basa-basi.
Terima kasih,

Doni Tarigan.

Jawaban:

Saudara Doni luar biasa ya? Masih kuliah tapi juga punya bisnis. Membangun bisnis sejak usia muda punya peluang lebih banyak. Apa yang dipelajari di bangku kuliah langsung dapat dipraktikkan dalam dunia bisnis.

Orang tua Doni, saya langsung panggil nama saja ya, mungkin orang dengan pendidikan lama. Masih konvensional dengan pola-pola bisnisnya. Tapi perlu disyukuri, dengan pola bisnis konvensionalnya, orang tua Doni dapat mencukupi ekonomi keluarga dan membesarkan Doni sampai sekarang. Doni patut mencontoh ketekunannya dalam menjalankan bisnis tekstilnya.

Membangun jejaring adalah hal mutlak yang harus dilakukan dalam membangun bisnis saat ini. Membangun jejaring berarti membuat kerjasama dengan berbagai pihak. Jejaring akan memperluas relasi, memperluas pasar, dan memperluas potensi bisnis.

Pengusaha yang memiliki jejaring yang luas akan lebih leluasa mengembangkan bisnisnya. Solusi terhadap masalah kita ada di jaringan bisnis kita.

Saya membangun bisnis dalam bidang pendidikan, pelatihan, dan kursus-kursus. Dengan jaringan yang saya miliki saya mendapatkan modal dengan cepat. Saya mendapatkan barang-barang peralatan dengan lebih cepat dan lebih murah.

Saya dapat membuka cabang-cabang sekolah saya dengan lebih mudah tanpa modal besar. Saya mendapatkan SDM dengan lebih gampang. Dan masih banyak lagi.

Sesuai permintaan Doni, saya akan beri contoh konkret tentang membangun jejaring. Contoh-contoh ini riil saya lakukan sewaktu saya memimpin organisasi bisnis yang saya bangun.

1. Membangun kerjasama dengan bank

Kerjasama dengan perbankan dalam penerimaan dan pengelolaan dana uang sekolah/kursus yang saya terima. Saya tidak terima tunai. Pembayaran melaui transfer bank. Saya tidak perlu menyediakan kasir yang tugasnya menerima pembayaran. Kerjasama dengan bank juga memudahkan pendanaan bila kita memerlukannya dalam jumlah besar. Misalnya untuk investasi.

2. Membangun kerjasama dengan pengembang

Saya pernah bekerjasama dengan sebuah pengembang besar. Mereka punya tempat besar, bagus, strategis di lantai 5 kompleks gedung apartemen. Dan sudah puluhan tahun menganggur. Kami mengisinya dengan membuka berbagai pendidikan, pelatihan, dan kursus-kursus di tempat tersebut. Kami tidak harus mengeluarkan sewa mahal. Cukup berbagi pendapatan.

3. Membangun kerjasama dengan perguruan tinggi

Kami menangani pelatihan Bahasa Inggris dan test TOEFL bagi mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Kami tidak harus repot-repot mencari peserta didik. Semuanya disediakan: tempat, peserta didik, dan pelalatan pendidikan.

4. Memangun kerjasama dengan sekolah

Seperti di perguruan tinggi, kami juga membangun kerjasama dengan sekolah-sekolah untuk pelatihan Bahasa Inggris bagi guru-guru dan murid-muridnya.

5. Membangun kerjasama dengan vendor atau supplier

Kebutuhan terhadap peralatan pendidikan seperti kursi kuliah, komputer, kertas, buku-buku terus ada setiap tahun. Karena kebuhannya banyak dan berulang, kami diberikan harga khusus dan pembayaran belakangan. Kami cukup hanya menelpon, dan mereka kirim barangnya. Bayar setelah barang sampai.

6. Membangun kerjasama kemitraan dengan PEMDA

Beberapa proyek penyelengaraan pelatihan bagi pegawai, organisasi kemasyarakatan, dan kelompok khusus kami dapatkan. Ini karena jejaring yang kami bangun.

Membangun jejaring mutlak harus dilakukan untuk memudahkan pengembangan bisnis kita. Kita membangun kerjasama dengan berbagai pihak. Pihak-pihak yang bekerjasama adalah pihak-pihak yang saling membutuhkan. Masalah kita akan mudah teratasi jika kita memiliki jaringan kerja yang banyak dan luas.

Semoga contoh-contoh di atas dapat menjawab pertanyaan Doni.

Sukses untuk Doni.

[Kali ini DR Suharsono memberi kesematan buat Anda sekalian yang ingin curhat, ada personalan hidup yg susah diselesaikan terkait keluarga, karir, bisnis, keuangan dll.

Daftar pertanyaan bisa dihubungi Nomor what’s App 081364923457

Catatan: identitas bisa disembunyikan dan jawabannya dimuat di belarakyat.com

Terimakasih

Cc: DR SUHARSONO, MM, MPd]

 

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *