BALIKPAPAN – Kegiatan Empat Pilar Kebangsaan dinilai sebagai sarana efektif untuk menyebarluaskan pemahaman dalam berbangsa dan bernegara bagi masyarakat sebagai langkah preventif terkikisnya ideologi negara. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditentukan oleh seberapa besar kuatnya masyarakat kita menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebangsaan di masa mendatang.
Demikian paparan Anggota Fraksi Partai Golkar MPR RI dari Dapil Kalimantan Timur Hj. Sarifah Suraidah saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di masa Reses akhir tahun ini di Rumah Aspirasi Poskodal, Kota Balikpapan.
“Hati-hati di jaman sekarang ya, banyak ideologi dari luar yang masuk begitu bebas di negara kita melalui informasi digital. Kalau tidak mawas diri, kita akan menjadi bangsa yang kehilangan jati diri nilai-nilai luhur,” bebernya di hadapan peserta Sosialisasi dari sejumlah kelompok masyarakat Balipapan Timur.
Bunda Harum –demikian sapaan akrab Hj. Sarifah Suraidah, mengingatkan kembali bahwa Empat Pilar Kebangsaan ini merupakan pondasi yang harus diperkuat dan disosialisasikan secara terus-menerus kepada masyarakat luas agar pemahaman terhadap ideologi bangsa semakin kokoh.
“Sikap kita harus kuat menjaga Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika serta menjaga NKRI. Dengan sosialisasi Empat Pilar secara meluas, kita akan menjadi bangsa yang kuat di atas ideologi sendiri,” jelas Bunda Harum.
Legislator Senayan yang duduk di Komisi VI DPR RI ini menambahkan, informasi yang bebas di era digital saat ini bisa membawa pengaruh yang negatif terhadap ideologi bangsa kita. Oleh karena itu, sikap hati-hati dan waspada harus kita gencarkan kepada generasi muda agar tidak goyah dalam mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa yang kita junjung selama ini.
“Pancasila mengajarkan nilai-nilai luhur bangsa yang harus kita jaga. Kita selamatkan generasi muda dari pengaruh buruk informasi bebas yang bisa menjadi ancaman NKRI di masa depan,” pungkas Bunda Harum./






