JAKARTA – Pengamat politik Badi Farman menilai Inspektur Jenderal Polisi Rosyanto Yudha Hermawan merupakan sosok yang layak dan pantas untuk diusung sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Penilaian tersebut didasarkan pada rekam jejak panjang, pengalaman strategis, serta integritas yang teruji di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
Badi Farman, yang juga merupakan alumni Magister Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta dan mantan Ketua Umum HMI Cabang Kendari, menyebutkan bahwa Irjen Pol Rosyanto Yudha adalah figur perwira tinggi Polri dengan kombinasi lengkap antara pengalaman operasional, manajerial, dan pengawasan internal.
“Irjen Rosyanto Yudha Hermawan memiliki rekam jejak karier yang sangat komprehensif. Ia tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga matang dalam aspek pengawasan, penegakan hukum, serta tata kelola institusi. Ini adalah modal penting bagi seorang Kapolri,” ujar Badi Farman dalam keterangan persnya, Minggu (1/2/2026).
Saat ini, Irjen Pol Rosyanto Yudha menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan sejak 11 November 2024, setelah sebelumnya dipercaya sebagai Wakil Kapolda Kalimantan Selatan. Ia juga pernah menduduki posisi strategis sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, yang memperlihatkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi.
Menurut Badi, pengalaman Irjen Pol Rosyanto Yudha sebagai Wakapolda Sulawesi Tenggara, Auditor Kepolisian Madya di Itwasum Polri, hingga pejabat di Bareskrim Polri, menunjukkan kapasitasnya dalam menjaga profesionalisme dan integritas internal Polri.
“Latar belakang beliau di bidang pengawasan dan tindak pidana korupsi menjadi nilai tambah. Polri ke depan membutuhkan figur Kapolri yang tidak hanya tegas, tetapi juga bersih dan mampu melakukan reformasi internal secara berkelanjutan,” tegasnya.
Dari sisi pendidikan, Irjen Pol Rosyanto Yudha merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1992, telah menempuh PTIK, serta menyelesaikan SESPIMTI Polri pada 2017, yang merupakan jenjang pendidikan tertinggi di lingkungan kepolisian.
Selain itu, berbagai tanda jasa dan penghargaan, termasuk Bintang Bhayangkara Pratama dan Bintang Bhayangkara Nararya, menjadi bukti pengabdian panjangnya kepada negara.
Badi Farman menilai, dengan latar belakang tersebut, Irjen Rosyanto Yudha Hermawan memiliki legitimasi moral, profesional, dan institusional untuk memimpin Polri di tingkat nasional.
“Jika konsistensi, rekam jejak, dan kapasitas kepemimpinan menjadi ukuran, maka Irjen Rosyanto adalah salah satu figur kuat dan realistis untuk dipertimbangkan sebagai Kapolri,” pungkasnya.






