Seribu Pohon, Seribu Harapan: Tambun Utara Bangun Benteng Ekologis Bekasi

BEKASI — Upaya menjaga keseimbangan antara laju pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup terus digelorakan Pemerintah Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Melalui aksi nyata penanaman seribu pohon di bantaran Kali Gabus, pemerintah kecamatan menegaskan komitmen ekologis sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan pada, Jumat (02/01/2026) dan dipimpin langsung oleh Camat Tambun Utara, Najmudin, S.Ag., M.Ling. Hadir pula Danramil 01 Tambun CZI Sali, Kapolsek Tambun Wuryanti, unsur Forkopimcam, serta masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi sebagai garda terdepan penjaga alam.

Dalam keterangannya kepada awak media, Najmudin menegaskan bahwa gerakan penghijauan ini selaras dengan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, manusia tidak boleh memosisikan alam sebagai objek eksploitasi semata, melainkan sebagai mitra kehidupan yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Kami menanam seribu pohon terdiri dari Matoa, Mangga, Sengon, dan Pucuk Merah di sepanjang bantaran Kali Gabus. Ini bukan sekadar simbolis, tetapi ikhtiar untuk menghadirkan ruang hijau yang rindang, sejuk, serta memberi manfaat ekologis bagi masyarakat dan pengguna jalan,” ujar Najmudin.

Lebih lanjut, Najmudin menjelaskan bahwa setiap pohon yang ditanam dilengkapi plang nama sebagai bentuk tanggung jawab moral. Nama yang tertera menjadi bapak asuh pohon, sehingga jika tanaman tersebut mati, penanggung jawabnya diharapkan mengganti dengan pohon baru. Skema ini diharapkan menumbuhkan rasa kepemilikan dan kesadaran kolektif terhadap kelestarian alam.

Menanggapi ketidakhadiran sejumlah pejabat dalam kegiatan tersebut, Najmudin menyampaikan pandangan secara arif dan dewasa. “Kemungkinan masih ada agenda kegiatan Tahun Baru. Namun yang terpenting, semangat menjaga lingkungan harus terus berjalan, siapa pun dan kapan pun,” tuturnya.

Najmudin juga mengungkapkan rencana lanjutan penanaman pohon di seluruh bantaran kali yang telah dinormalisasi. Selain berfungsi sebagai penahan abrasi dan longsor, pohon-pohon produktif tersebut diharapkan kelak dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar. “Target kami 3.500 pohon dari Bogor. Hari ini baru terealisasi seribu. Jika kita bersahabat dengan alam, maka alam pun akan menjaga kita,” tandasnya.

Kapolsek Tambun, Kompol Wuryanti (tengah) bersama Camat Tambun Utara, Najmuddin (kiri) serta Danramil 01/Tambun (kanan) di sela-sela aksi penanaman seribu pohon, Jum’at (2/1/2026).

Sementara itu, Kapolsek Tambun, Kompol Wuryanti menyatakan dukungan penuh terhadap program penghijauan tersebut. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan. “Lingkungan yang hijau dan sehat akan melahirkan masyarakat yang lebih nyaman, aman, dan sejahtera. Kami dari kepolisian siap mendukung setiap langkah positif demi masa depan yang lebih baik.” Pungkasnya.
(CP/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *