BANGKOK, THAILAND — Di bawah langit Asia Tenggara yang berpendar semangat sportivitas, atlet triathlon asal Kabupaten Bekasi, Kayla Nadia Shafa, menorehkan prestasi gemilang pada SEA Games 2025 Thailand. Ia mempersembahkan dua medali emas dan dua medali perak, sebuah capaian yang bukan hanya mengangkat Merah Putih di podium kehormatan, tetapi juga menegaskan kehadiran atlet daerah dalam peta persaingan olahraga internasional, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang menjunjung pembinaan prestasi berkelanjutan.
Dua medali emas diraih Kayla melalui nomor Women’s Aquathlon Team Relay bersama Binta Erlen Salsabela dan Martina Ayu Pratiwi, serta nomor Mixed Aquathlon Team Relay bersama Martina Ayu Pratiwi, Rashif Amila Yaqin, dan Muhammad Noval Ashidiq. Pada lintasan yang menguji napas dan tekad, Kayla tampil sebagai simpul kekuatan tim (memadukan disiplin teknik dan daya juang-red) menjadi bukti konkret implementasi pembinaan atlet yang berorientasi prestasi sebagaimana diatur dalam sistem keolahragaan nasional.
Sementara itu, dua medali perak disumbangkan dari nomor Women’s Triathlon Team Relay bersama Binta Erlen Salsabela dan Martina Ayu Pratiwi, serta Mixed Triathlon Team Relay bersama Martina Ayu Pratiwi, Rashif Amila Yaqin, dan Aloysius Reckyardo Mardian. Konsistensi Kayla di tiap nomor menampilkan ketangguhan fisik dan kematangan mental bertanding, nilai-nilai luhur olahraga yang ditegaskan dalam prinsip sportivitas dan prestasi berkeadilan.
Pada nomor aquathlon yang memadukan renang dan lari, kerja sama tim yang solid dan strategi yang terukur menjadi kunci. Indonesia finis terdepan, mengungguli para pesaing Asia Tenggara. Prestasi ini mencerminkan efektivitas pembinaan yang terstruktur dan berjenjang, selaras dengan kewajiban negara dan pemangku kepentingan olahraga dalam menyediakan dukungan, sarana, dan ekosistem prestasi sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan.
Capaian tersebut mengukuhkan Kayla Nadia Shafa sebagai salah satu andalan Indonesia di cabang triathlon, sekaligus menegaskan kapasitas atlet Kabupaten Bekasi untuk bersaing di level internasional. Dari daerah, lahir prestasi dunia, sebuah narasi visioner tentang pemerataan pembinaan dan keberpihakan pada talenta muda.
Ketua Cabang Olahraga Triathlon Kabupaten Bekasi, Roy Kamarullah, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas torehan Kayla. “Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Kayla Nadia. Medali emas ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak. Kayla membuktikan bahwa atlet Kabupaten Bekasi mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat internasional,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).
Roy menegaskan, keberhasilan ini lahir dari pembinaan berkelanjutan, disiplin latihan, dan sinergi atlet–pelatih dalam mempersiapkan diri menghadapi multievent terbesar Asia Tenggara. Ia berharap prestasi Kayla menjadi mercusuar motivasi bagi generasi muda Bekasi untuk berani bermimpi besar, berlatih tekun, dan menjemput prestasi, sejalan dengan tujuan keolahragaan nasional. Pungkasnya.
Dengan raihan dua emas dan dua perak di SEA Games 2025, Kayla Nadia Shafa tidak hanya menyumbang medali penting bagi Indonesia, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di panggung Asia Tenggara. Prestasi ini adalah puisi kemenangan: tentang kerja keras yang berbuah kehormatan, tentang hukum yang memberi arah, dan tentang masa depan olahraga Indonesia yang kian berdaulat dan berprestasi.
(CP/red)






