London – Inggris Raya baru saja menggelar referendum bersejarah untuk meninggalkan Uni Eropa. Sebanyak 51,9%  pemilih memilih untuk meninggalkan Uni Eropa berbanding 48,2% yang memilih untuk tetap bergabung.

Berikut ini adalah 10 fakta seputar referendum Inggris Raya yang perlu kamu ketahui:

  1. Inggris Raya telah bergabung dengan Uni Eropa sejak tahun 1973, sejak Uni Eropa menggunakan nama terdahulu, yakni European Economic Community (EEC).
  2. Tahun 1975 Inggris menyelenggarakan referendum pertamanya ketika Partai Buruh berkuasa, memilih untuk meninggalkan Uni Eropa atau tetap bergabung. Saat itu, referendum menghasilkan kemenangan bagi pendukung yang menginginkan Inggris tetap berada di EEC dengan persentase 67% berbanding 33% dengan jumlah pemilih 64,5%.
  3. Tahun 2015 PM Inggris James Cameron berjanji akan menggelar referendum jika Ia memenangkan pemilu.
  4. Cameron menepati janjinya setelah Ia terpilih. Tahun 2016 Referendum kedua digelar, 41 tahun sejak referendum pertama.
  5. Pemilihan dilaksanakan di 382 wilayah di Inggris, Wales, Skotlandia, serta dua wilayah di Irlandia Utara dan Gibraltar.
  6. Dua opsi dalam referendum Inggris Raya, yakni opsi keluar dari Uni Eropa (Brexit atau Britain Exit) atau opsi tetap di Uni Eropa (Remain).
  7. Sebanyak 33.577.342 atau 72,2% rakyat Inggris mengikuti referendum yang diselenggarakan pada Rabu, 23 Juni 2016.
  8. Brexit menang atas Remain. Hasil referendum menyatakan 51,9% rakyat Inggris memilih untuk keluar dari Uni Eropa dan 48,2% memilih untuk tetap di Uni Eropa.
  9. Perdana Menteri James Cameron mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya, setelah hasil referendum menunjukkan kemenangan Brexit. Ia berjanji akan meletakkan jabatannya pada Oktober 2016 nanti.
  10. Surat kabar Inggris terbelah soal isu keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Surat kabar Daily Mirror, The Guardian, dan The Sun tampak cenderung pro-Uni Eropa dalam pemberitaan mereka, sedangkan surat kabar Daily Mail, Daily Express dan The Daily Telegraph tampak cenderung pro-Brexit.